Muda-mudi Bobok Bareng di Mushola Logending Kebumen, Dihukum Ngepel
Daniel Ari Purnomo April 01, 2026 09:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok remaja tertidur pulas di dalam tempat ibadah mendadak viral di jagat maya.

Ironisnya, sepasang remaja berlainan jenis kedapatan tidur dalam posisi berpelukan di sebuah mushola yang terletak di kawasan wisata Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Insiden yang mencoreng norma kepatutan ini pertama kali dibongkar oleh warga sekitar yang merasa curiga.

Baca juga: Perahu Terbalik Diterjang Ombak di Pantai Logending, 4 Nelayan Selamat

Darmono, salah seorang warga setempat, mengaku rasa penasarannya muncul ketika melihat ada dua unit sepeda motor yang tak dikenalnya terparkir rapi di halaman mushola.

Kecurigaan Darmono kian menguat lantaran tempat ibadah yang berdekatan dengan kediamannya tersebut memang kerap disalahgunakan oleh sekelompok anak muda sebagai tempat nongkrong pada jam-jam sepi.

"Saya penasaran, saya cek masuk ternyata di situ ada tiga anak. Laki-laki dua, cewek satu. Yang satu tidur menghadap ke barat membelakangi yang dua, yang satu cewek, satu cowok tidur berpelukan," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com.

Mendapati pemandangan yang tak pantas tersebut, warga sekitar langsung berinisiatif berkoordinasi dengan petugas penjaga wisata, personel Satpolairud, dan anggota TNI AL yang tengah bertugas menjaga keamanan di sekitar area pantai.

Sanksi Sosial dan Edukasi

Petugas gabungan dan warga kemudian membangunkan ketiga remaja tersebut dengan cara menyiramkan air.

Sebagai bentuk sanksi sosial dan teguran moral, mereka tidak dihakimi secara fisik, melainkan langsung diperintahkan untuk bergotong royong membersihkan seluruh area mushola.

Menurut Darmono, langkah tegas berupa hukuman sosial ini diharapkan dapat memberikan efek jera yang mendidik.

Di sisi lain, fenomena ini menjadi alarm peringatan keras bagi para orang tua agar lebih ekstra dalam memantau pergaulan anak-anak remajanya saat berada di luar rumah.

Usai menjalani hukuman membersihkan tempat ibadah sebagai bentuk pertanggungjawaban, ketiga anak di bawah umur tersebut langsung digiring ke pos polisi terdekat untuk didata dan dibina.

Kapolsek Ayah, AKP Diyono, membenarkan adanya peristiwa yang menggegerkan warga pesisir tersebut. Ia memastikan bahwa ketiga remaja itu kini telah diamankan di Markas Polsek setempat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Baru diadakan klarifikasi," terang AKP Diyono singkat. (Ais)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.