Pria Yang Ditemukan Meninggal di Toilet Taman Dadaha Tasik Berprofesi Sebagai Pemulung
Machmud Mubarok April 01, 2026 10:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Sesosok mayat yang ditemukan di dalam toilet Taman Dadaha Kota Tasikmalaya adalah Ahmad Saepudin yang berprofesi sebagai pemulung. 

Hal ini dikatakan petugas kebersihan Depo Dadaha, Rabu (1/4/2026).

Korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam toilet oleh pedagang kupat di area Komplek Dadaha.

Saat ini korban masih berada di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dilakukan autopsi dan menunggu pihak keluarganya.

Menurut informasi, bahwa keseharian korban ternyata seorang pemulung yang kerap keliling di area Depo Dadaha maupun di komplek Dadaha.

Tubuh pria asal Bojonggambir itu ditemukan dalam keadaan meninggal dengan pintu toilet yang masih terkunci dari dalam.

Petugas pun harus mendobrak untuk memudahkan proses evakuasi mayat tersebut.

"Memang saat ditemukan ada karung di luar toilet, karena tadi ada temennya juga yang suka ikut keliling di area Dadaha," kata Ardhi (32) petugas kebersihan Depo Dadaha dikonfirmasi TribunPriangan.com, Rabu.

Baca juga: Identitas Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Toilet Taman Dadaha Tasikmalaya Terungkap

Ardhi juga menuturkan, dirinya sempat ke lokasi dan mencari pertolongan untuk mengevakuasi mayat tersebut.

"Kan pertama kali yang nemuin Ceu Adah mau kencing, tapi kaget liat ada orang di dalam, makanya saya hubungi Polsek Tawang," ucapnya.

Ardhi menambahkan, posisi saat ditemukan tubuhnya tertelungkup dan diduga tengah buang air besar di dalam toilet.

"Badannya kecil agak pendek, kalau bau belum sih, dan kayanya masih baru. Bahkan keran air saja masih menyala, kayanya lagi BAB mungkin jatuh," jelas Ardhi.

Polisi akhirnya bisa mengungkap identitas mayat yang ditemukan di toilet Taman Dadaha ternyata asal Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (1/4/2026).

Korban atas Ahmad Saepudin umur 50 tahun di temukan sudah tak bernyawa di dalam toilet oleh pedagang kupat di area Komplek Dadaha.

Saat ini korban masih berada di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dilakukan autopsi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh unit identifikasi korban atas nama ahmad saepudin alamat Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya. Tapi untuk penyebabnya masih penyelidikan," kata Pamapta III Polres Tasikmalaya Kota Ipda Budi dikonfirmasi TribunPriangan.com,

Ipda Budi menuturkan, bahwa saksi di lokasi pun tidak ada yang mengenali korban dan saat kejadian tengah berada di dalam toilet.

"Pada saat kita evakuasi korban dalam posisi tertelungkup dan masih mengenakan pakaian lengkap," jelasnya.

Ditanyai apakah ada tanda-tanda mencurigakan, ia menambahkan sejauh ini tidak ada, dan kasus ini masih dilakukan penyelidikan.

"Tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Bahkan saat di evakuasi pintu toilet terkunci dari dalam," kata Ipda Budi.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. 

Kronologi

Peristiwa penemuan mayat laki-laki misterius di dalam kamar mandi atau toilet Taman Dadaha, Kelurahan Nagarawangit, Cihideung Kota Tasikmalaya sempat bikin geger pedagang, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPriangan.com, kronologi saat ditemukan kondisi tubuh korban masih berada di dalam kamar mandi yang berumur sekitar 50 tahun ini pertama kali ditemukan pedagang kupat yang hendak buang air kecil sekira pukul 15.23 WIB.

Bahkan, pada saat ditemukan pintu kamar mandi masih terkunci didalam. Diduga korban usai buang air besar sebelum ditemukan meninggal dunia.

Pukul 16.20 WIB, petugas Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mendatangi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus memasang garis polisi di TKP.

Baca juga: BREAKING NEWS! Pria Tak Bernyawa Ditemukan di Dalam Toilet Taman Dadaha Tasikmalaya

Petugas pun harus membongkar pintu kamar mandi untuk memudahkan proses evakuasi tubuh korban.

Pada saat ditemukan korban masih mengenakan baju dan celana dengan posisi tertelungkup dekat kloset.

Sejumlah barang bukti ditemukan di TKP berupa karung diduga milik korban berisikan barang rongsokan dibawa petugas untuk bahan penyelidikan.

Diduga mayat belum lama meninggal, karena ketika dievakuasi belum tercium bau tidak sedap dan belum kaku.

Untuk proses penyelidikan, tempat kejadian diberikan garis polisi oleh anggota Polres Tasikmalaya Kota.

"Benar kami mendapat informasi adanya penemuan mayat laki-laki di dalam kamar mandi Taman Dadaha," ungkap Pamapta III Polres Tasikmalaya Kota Ipda Budi kepada TribunPriangan.com,

Ipda Budi menuturkan, untuk penyebab meninggalnya belum bisa dijelaskan karena saat ini mayat masih berada di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

"Penyebab belum diketahui, karena masih proses penyelidikan oleh tim," jelasnya.

Informasi yang dihimpun TribunPriangan.com, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang kupat yang hendak mau buang air kecil di kamar mandi Taman Dadaha sekira pukul 16.23 WIB.

Akan tetapi, sebelum masuk ke dalam kamar mandir saksi melihat ada kaki yang menjulur keluar dan meminta tolong ke warga lain yang ada di sekitar taman.

PENEMUAN MAYAT PRIA - Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan di dalam kamar mandi Taman Dadaha, Kota Tasikmalaya, Rabu (1/4/2026).
PENEMUAN MAYAT PRIA - Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan di dalam kamar mandi Taman Dadaha, Kota Tasikmalaya, Rabu (1/4/2026). (TribunPriangan.com/Jaenal Abidin)

Tidak menunggu lama, polisi pun datang bersama petugas identifikasi Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan pengecekan dan olah TKP.

"Kalau kejadiannya sebelum hujan, saya mau ke WC buang air kecil, pas liat ada kaki kiri ngejulur keluar, karena takut saya minta tolong teman untuk dilihat lagi," ucap Adah ketika ditemui TribunPriangan.com.

Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Terapkan Aturan WFH Untuk ASN Mulai Jumat 10 April 2026

Adah yang keseharian berjualan kupat di sekitaran Taman Dadaha tidak mengenali mayat tersebut.

"Saya ga kenal, tapi untuk jenis kelaminnya cowok. Warga taman Dadaha aja ga kenal juga," jelas Adah.

Saat ini petugas Polres Tasikmalaya Kota telah membawa mayat tersebut ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dilakukan pengecekan dan autopsi, untuk mengetahui penyebab meninggalnya.

Taman Dadaha

Untuk diketahui Taman Dadaha adalah ruang terbuka hijau dan pusat olahraga (sport center) utama di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, yang ramah keluarga.

Area ini berfungsi sebagai sarana olahraga indoor maupun outdoor, tempat berekreasi, serta sering difungsikan sebagai lokasi budaya dan produk kreatif anak muda di jantung kota.

Taman Dadaha memiliki fungsi utama sebagai pusat olahraga dan rekreasi populer bagi warga lokal.

Taman Dadaha dengan luas sekitar 7 Heaktare ini dikembangkan oleh Pemkot Tasikmalaya menjadi pusat olahraga, budaya, dan produk kreatif.

Di Taman Dadaha terdapat berbagai sarana olahraga umum, sering digunakan untuk berolahraga ringan seperti jalan santai, lari, atau sekadar bersantai.

Lokasinya sangat strategis, berada di Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menjadikannya ruang publik penting. (*)

 

 

 


Lokasi penemuan pria sudah meninggal di dalam toilet Taman Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu (1/4/2026).


Foto Jaenal Abidin/TribunPriangan.com,

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.