TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Umat Kristiani di Kulon Progo akan melaksanakan rangkaian Hari Raya Paskah pada pekan ini. Kepolisian pun diterjunkan guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat saat menjalankan ibadah nanti.
Wakapolres Kulon Progo, Kompol Muhamad Sholeh menyampaikan salah satu pengamanan yang dilakukan adalah dengan melakukan sterilisasi gereja sebelum rangkaian Ibadah Paskah dilaksanakan.
"Sterilisasi kami lakukan bekerjasama dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana SatBrimob Polda DIY," kata Sholeh ditemui di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wates, Rabu (01/04/2026).
Ada 5 gereja yang disasar untuk sterilisasi. Antara lain, Gereja Mater Dei Bonoharjo Sentolo, GKJ Wates, Gereja Santa Maria Bunda Penasehat Baik Wates, Gereja Santa Maria Perawan Tak Bercela Nanggulan, dan Gereja Boro Kalibawang.
Pemeriksaan dilakukan pada ruang-ruang yang akan digunakan umat saat Ibadah Paskah. Berdasarkan pemeriksaan di 3 gereja, Sholeh menyatakan tidak ada benda mencurigakan atau berbahaya yang ditemukan di sana.
"Sejauh ini aman, mudah-mudahan semua gereja dalam kondisi steril," ujarnya.
Kabag Ops Polres Kulon Progo, Kompol Gunardi Teja Murti mengatakan sebanyak 450 personel diterjunkan untuk mengamankan rangkaian Ibadah Paskah.
Rangkaian dimulai sejak Minggu (29/03/2026), dilanjutkan pada Kamis (02/04/2026) sampai Minggu (05/04/2026) besok.
Menurutnya, setiap gereja akan disiagakan sebanyak 10 hingga 20 personel kepolisian untuk pengamanan. Mereka khususnya bertugas saat kegiatan ibadah berlangsung.
"Seluruh personel merupakan gabungan dari Polres hingga Polsek," jelas Gunardi.
Ketua Bidang 3 Pembinaan Warga Gereja (PWG) GKJ Wates, Kusnata Dwi Atmaja mengatakan besok akan dilaksanakan Ibadah Kamis Putih. Besoknya adalah Jumat Agung, Sabtu Sunyi, dan Minggu Paskah.
Setiap ibadah bisa diikuti ratusan umat, bahkan ribuan pada Minggu Paskah karena ada 2 kali ibadat. Sebagian umat juga disiapkan untuk membantu pengamanan lingkungan gereja selama ibadah berlangsung.
"Kami juga melibatkan warga sekitar serta aparat kepolisian untuk pengamanan," kata Kusnata.(alx)