TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Jawa Timur, khususnya mencakup wilayah Kota Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar, hingga Mojokerto pada Kamis (2/4/2026).
Berdasarkan data visual terbaru, wilayah perkotaan di Jawa Timur secara umum akan mengawali hari dengan kondisi berawan hingga cerah berawan pada pagi hari.
Meskipun kondisi pagi cenderung tenang, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca menjelang siang dan sore hari.
Analisis data menunjukkan bahwa potensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir diprediksi akan muncul pada jendela waktu antara pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Berikut adalah rincian untuk masing-masing kota:
Kota Surabaya
Kondisi Cuaca: Berpotensi hujan ringan pada pagi dan siang hari (pukul 01.00, 13.00, 16.00). Malam hari cenderung berawan.
Suhu Udara: 23 – 33 °C
Angin: Utara, 19 km/jam
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Papua Tengah Kamis, 2 April 2026: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Kota Kediri
Kondisi Cuaca: Berawan sejak pagi. Waspada hujan petir pada sore hari (pukul 16.00).
Suhu Udara: 22 – 32 °C
Angin: Utara, 19 km/jam
Kota Madiun
Kondisi Cuaca: Dominan berawan sepanjang hari. Potensi hujan ringan terjadi pada sore hari (pukul 16.00).
Suhu Udara: 22 – 34 °C
Angin: Utara, 19 km/jam
Kota Blitar
Kondisi Cuaca: Cerah berawan di pagi hari. Potensi hujan ringan mulai siang hingga sore hari (pukul 13.00 – 16.00).
Suhu Udara: 21 – 32 °C
Angin: Barat Laut, 19 km/jam
Baca juga: Prakiraan Cuaca Papua Barat Kamis 2 April 2026, Manokwari dan Manokwari Selatan Potensi Hujan Ringan
Kota Mojokerto
Kondisi Cuaca: Berawan tebal dan cerah berawan pada pagi hingga siang. Potensi hujan ringan pada sore hari (pukul 16.00).
Suhu Udara: 23 – 33 °C
Angin: Barat, 19 km/jam
BMKG mengeluarkan empat poin rekomendasi utama sebagai langkah antisipasi:
Waspada Bencana & Cuaca Ekstrem: Menghindari daerah rawan longsor dan banjir, serta mewaspadai potensi cuaca ekstrem terutama pada siang dan malam hari. Siapkan perlengkapan darurat.
Manajemen Drainase: Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau membersihkan saluran air dan memastikan resapan air berfungsi optimal untuk menampung curah hujan tinggi.
Investasi Lingkungan: Memanfaatkan musim hujan untuk menanam pohon guna memperkuat tanah dan meningkatkan resapan air di masa depan.
Pantau Informasi Terkini: Selalu memantau peringatan dini melalui aplikasi Info BMKG, media sosial resmi, sms blasting BMKG-KOMDIGI, atau menghubungi Call Center 196.
(Tribunnews.com/Mohay)