Karhutla 5 Hektare di Tualang Berhasil Dipadamkan, Hari Ini Siak Nihil Kasus
Muhammad Ridho April 01, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 5 hektare yang terjadi di Kecamatan Tualang berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Memasuki hari ini, Rabu (1/4/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak mencatat tidak ada lagi kejadian Karhutla di seluruh wilayah Kabupaten Siak.

Peristiwa kebakaran sebelumnya terjadi di kawasan Jalan Waja Wangsa, Kampung Tualang, yang didominasi semak belukar di area perkebunan sawit. Api sempat menghanguskan sekitar 5 hektare lahan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.

“Begitu laporan kejadian kami terima, pada 28 Maret 2026 pagi, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya ini melibatkan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat setempat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Siak, Novendra Kasmara kepada Tribunpekanbaru.com. 

Ia mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup panjang, dimulai sejak pagi hingga sore hari. Tim harus berjibaku dengan berbagai kendala di lapangan.

“Alhamdulillah api berhasil kita padamkan dan tidak meluas. Hari ini kondisi sudah nihil Karhutla dan hotspot,” ujar Novendra.

Baca juga: Polemik Dokter Spesialis di Siak Belum Temukan Solusi, DPRD Surati Bupati Afni

Ia menjelaskan, kondisi angin kencang saat kejadian membuat api cepat merambat ke area sekitar. Selain itu, karakteristik lahan gambut juga menjadi tantangan tersendiri karena api mudah muncul kembali dari dalam tanah.

Akses menuju lokasi yang cukup sulit dijangkau kendaraan pemadam turut memperlambat proses distribusi air. Petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan titik panas.

Meski demikian, upaya maksimal tim di lapangan membuahkan hasil. Hingga sore hari, api berhasil dikendalikan dan dilakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran susulan.

“Memasuki hari ini, kami memastikan tidak ditemukan lagi titik api maupun hotspot berdasarkan pemantauan lapangan dan data yang tersedia,” katanya. 

Novendra menegaskan kondisi nihil ini menjadi indikator positif, namun bukan berarti kewaspadaan bisa dikendurkan. Apalagi, potensi cuaca ekstrem masih membayangi wilayah Siak.

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi dan dapat disertai angin kencang serta petir. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada serta tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.