Tribunlampung.co.id, Kebumen - Detik-detik sepasang remaja disiram air lantaran tidur pelukan di musala kawasan Pantai Logending Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Rabu (1/4/2026) sekira pukul 10.30 WIB.
Aksi sejoli tersebut ketahuan warga yang merasa curiga karena ada dua sepeda motor terparkir di depan musala.
Warga setempat, Darmono, mengatakan dirinya penasaran siapa pemilik sepeda motor tersebut. Dia pun lantas mencoba mengecek masuk ke dalamnya.
"Saya penasaran, saya cek masuk ternyata di situ ada tiga anak. Laki-laki dua, cewek satu. Yang satu tidur menghadap ke barat membelakangi yang dua, yang satu cewek, satu cowok tidur berpelukan," katanya kepada Tribunjateng.com.
Warga lantas melaporkan kejadian itu ke petugas angkatan laut dan polairud. Mereka lantas membangunkan sejoli tersebut dengan cara disiram air.
Baca juga: Oknum Guru Tawarkan Jasa Asusila Bertarif Rp20 Ribu, Sambil Bawa Obat HIV
Ketiganya lantas diminta untuk membersihkan musala sebagai bentuk pertanggungjawaban. Setelah itu, mereka dibawa ke Polairud.
Menurutnya kejadian itu dapat menjadi edukasi bagi para orang tua khususnya yang memiliki anak remaja untuk lebih memberikan pengawasan kepada anak-anaknya terkait pergaulan.
Terpisah Kapolsek Ayah, AKP Diyono membenarkan kejadian tersebut. Tiga remaja itu sudah dibawa ke polsek untuk penanganan lebih lanjut.
"Baru diadakan klarifikasi," terangnya.
Seorang sopir taksi online menegur pasangan penumpang yang nekat berbuat asusila di dalam mobilnya. Ia merasa risi dengan kelakuan kedua sejoli tersebut.
Peristiwa asusila itu diduga terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026) malam. Dalam unggahan video dashcam mobil tampak sepasang kekasih tiduran di kursi penumpang.
"Apes On Bid 10 Februari 2026, ada Gen Z mesan Gocar masuknya ke aplikasi gua, kalau penumpang mesum di mobil gimana," tulis sopir taksi online di akun Instagram miliknya @azmirahmatzz, dikutip dari WartaKota.
"Ketika gua menjadi penumpang di dua aplikasi ijo, gua selalu menjaga sikap, tapi kenapa orang ini kok bisanya m*sum di mobil gua?" lanjutnya.
Pengemudi itu lalu menaikkan nada suaranya untuk menghentikan perilaku tidak senonoh tersebut. Namun, rupanya keduanya masih tetap melanjutkan aksinya.
“Bang, minta maaf, emang enggak bisa ditahan bentar? Ini mobil saya, lho, jangan di mobil saya," katanya.
"Bisa, maaf," jawab penumpang laki-laki.
Aksi tegas sopir ini mendapat dukungan warganet, yang meminta agar pihak aplikasi tidak memberikan sanksi apabila ada laporan buruk dari penumpang.