Jejak Karier Ono Surono, Politisi PDIP yang Rumahnya Digeledah KPK: Sempat Tak Akur dengan KDM
Januar Imani Ramadhan April 01, 2026 10:14 PM

- Nama Ono Surono, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPD PDIP Jabar, kembali menjadi sorotan setelah kediamannya di Bandung digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (1/4/2026).

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap dan ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi yang menjerat Bupati nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

Sebelum rumahnya digeledah, Ono Surono sempat dipanggil KPK pada Kamis (15/1/2026) untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

Ia mengaku dicecar belasan pertanyaan mengenai perannya sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi, termasuk dugaan aliran dana dari pihak swasta.

Namun, Ono menegaskan tidak ada uang yang masuk ke rekening pribadinya maupun ke kas partai.

Ono lahir di Indramayu pada 24 Agustus 1974. Ia menempuh pendidikan di Universitas Trisakti (1996) dan Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (2012).

Sebelum aktif di politik, Ono dikenal sebagai pengusaha di sektor perikanan dan pertambangan sejak era 1990-an, serta pernah bekerja di koperasi hingga 2017.

Karier politiknya dimulai pada 1998 sebagai pengurus PDIP di Indramayu.

Tahun 2004 ia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Indramayu, lalu menjabat Wakil Ketua DPC PDIP Indramayu (2005–2010), dan Ketua DPD PDIP Jawa Barat (2009–2014).

Pada 2019, ia melangkah ke Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024, sebelum kembali ke DPRD Jawa Barat pada 2024.

Selain kasus hukum yang menjerat namanya, Ono juga dikenal publik karena perseteruannya dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Ketegangan antara keduanya mencuat setelah Fraksi PDIP melakukan walk out dalam rapat paripurna, yang kemudian dibalas dengan kritik tajam dari KDM.

Perselisihan itu menambah panjang rekam jejak Ono sebagai politisi PDIP yang kerap berseberangan dengan kebijakan gubernur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.