KONI Aceh Intens Persiapkan Atlet Hadapi Pra PON 2027, Segera Gelar Pelatda
Saifullah April 02, 2026 02:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh mulai melakukan persiapan dini untuk menghadapi ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2027.

Pelaksanaan Pra PON tersebut merupakan rangkaian babak kualifikasi menuju PON 2028 di dua provinsi bertetangga itu.

Persiapan ini dianggap penting agar Aceh dapat tampil maksimal dan menorehkan prestasi gemilang di ajang olahraga terbesar nasional tersebut.

Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yaya melalui Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), Bahtiar Hasan menyampaikan, bahwa langkah awal persiapan dilakukan dengan menggelar pertemuan bersama jajaran pengurus harian KONI Aceh dan pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga. 

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa setiap Pengprov akan mengirimkan nama-nama atlet potensial mereka ke sekretariat KONI Aceh untuk dimasukkan ke dalam database.

Data ini akan menjadi dasar perencanaan program pembinaan lanjutan, termasuk perhitungan pendanaan dan pelaksanaan pemusatan latihan daerah (Pelatda).

Baca juga: Hadapi Pra PON 2027, KONI Aceh Matangkan Strategi Pembinaan

Bahtiar Hasan menegaskan, bahwa keberadaan database atlet sangat krusial. 

Dengan data tersebut, KONI Aceh dapat melakukan kalkulasi kebutuhan pendanaan secara lebih terukur.

Sekaligus memastikan pembinaan berkelanjutan bagi atlet-atlet yang diproyeksikan tampil di PON mendatang.

Ia menambahkan, berdasarkan perkiraan sementara, jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di PON NTB-NTT mencapai 52 cabor.

“Namun jumlah pasti baru akan ditetapkan setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI tahun ini,” kata Bakhtiar.

“Angka tersebut bisa saja berkurang atau bertambah, tetapi dipastikan tidak sebanyak PON Aceh-Sumut yang mempertandingkan hampir 70 cabor,” urainya.

Secara khusus, Bahtiar Hasan meminta, cabor-cabor yang termasuk dalam kategori Olympic Games, seperti atletik, anggar, dan angkat besi, untuk segera melakukan persiapan intensif sejak dini. 

Baca juga: Pemain Pra PON Aceh Ikuti Liga Futsal Aceh Malaya, Raja Jeumpa Juara Usai Kalahkan Gadis Desa FC

Hal ini karena cabor tersebut hampir pasti akan dipertandingkan di PON 2028.

Dengan persiapan matang, diharapkan atlet Aceh mampu bersaing dan meraih prestasi di level nasional.

PON Beladiri 2026

Selain fokus pada Pra PON 2027, KONI Aceh juga mendukung Pengprov cabor beladiri untuk berpartisipasi dalam PON Beladiri tahun 2026. 

Jadwal pelaksanaan event ini masih bersifat tentatif.

Awalnya disebutkan akan digelar pada Juni 2026, namun belakangan KONI Pusat memberi sinyal bahwa pelaksanaan kemungkinan dilakukan setelah Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang pada September mendatang.

Dengan langkah persiapan yang dilakukan sejak dini, KONI Aceh berharap dapat membangun fondasi kuat bagi atlet-atletnya. 

Baca juga: KONI Aceh Buka Puasa Bersama Pengprov dan Atlet di SHB, Pon Yaya Ajak Hadirin Kenang Abu Razak

Tujuannya bukan hanya sekadar ikut serta, tetapi juga menargetkan pencapaian prestasi yang membanggakan di ajang Pra PON 2027 dan PON 2028.

Persiapan ini sekaligus menjadi bukti komitmen KONI Aceh dalam mengembangkan olahraga dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.