TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memastikan bantuan bahwa penyaluran bantuan akan sesuai dan tepat sasaran.
Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya telah mengadakan Pelatihan Cek Lapangan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) Tahap II.
“Kita melatih pendamping PKH untuk mengecek langsung kebenaran data di lapangan. Perbaikan data di Kubu Raya ini sangat penting. Kalau datanya salah, kebijakan dan keputusan yang kita ambil juga pasti salah,” kata Bupati Kubu Raya, Sujiwo kepada tribunpontianak.co.id, Rabu 1 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa langkah perbaikan dilakukan karena di lapangan masih sering ditemukan data penerima bantuan yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Menurutnya kesalahan itu sangat fatal dan bantuan pemerintah jatuh ke tangan orang yang tidak tepat.
Untuk itu, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) diberi tugas utama untuk meluruskan data tersebut secara langsung.
“Turunlah ke lapangan dengan hati dan kejujuran. Jangan pernah mengarang data. Pastikan dengan mata kepala saudara sendiri, siapa warga yang memang berhak dan benar-benar butuh pertolongan. Tujuan utama kita adalah keadilan,” ujarnya
Baca juga: Bakar Lahan Kemudian Ditinggal, Seorang Pria di Kubu Raya Jadi Tersangka
Untuk mendukung kelancaran proses verifikasi data tersebut, Sujiwo juga mendorong sinergi berbagai pihak, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Sosial, serta perangkat daerah terkait.
“Saya juga menginstruksikan kepada seluruh camat agar segera menggelar rapat dengan para kepala desa dan perangkat daerah lainnya. Negara kita saat ini sedang membutuhkan bantuan kita, dan inilah saatnya kita membantu negara dengan menyajikan data yang jujur dan benar,” jelasnya.
Dengan adanya pendataan yang sesuai dengan fakta di lapangan, ia berharap bantuan sosial ke depannya bisa tepat sasaran dan membawa kebaikan bagi masyarakat. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!