Kupang (ANTARA) - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur memastikan kesiapan armada laut untuk pengamanan Operasi Semana Santa Turangga 2026, khususnya saat prosesi Semana Santa membawa patung Tuan Ma melalui Laut Larantuka, Flores Timur.
Direktur Polairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution dihubungi di Kupang, Kamis, mengatakan pihaknya menyiapkan empat kapal patroli untuk mengawal pelaksanaan Semana Santa di laut yang akan dilaksanakan pada Jumat (3/4).
“Seluruh armada laut dipastikan siap beroperasi, karena pengamanan Semana Santa di NTT tidak hanya berlangsung di darat, tetapi juga di wilayah perairan, terutama di (Kabupaten) Flores Timur yang memiliki tradisi perarakan laut,” katanya.
Sejumlah kapal patroli itu, antara lain KP Pulau Timor 3016, KP Pulau Ndana 3004, KP Pulau Batek 3003, serta KP 2004. Selain itu, satu unit ship tender dan dua unit rubber boat sebagai sarana pendukung patroli dan evakuasi.
“Kami ingin memastikan setiap personel dan peralatan siap, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” katanya.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyebut pengecekan armada merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan selama operasi.
“Polda NTT mempersiapkan pengamanan secara menyeluruh, termasuk di jalur laut. Seluruh kapal dan sarana pendukung diperiksa untuk memastikan kelayakan dan keselamatan sebelum digunakan,” ujarnya.
Ia mengatakan personel Ditpolairud akan difokuskan pada pengamanan wilayah pesisir, pelabuhan, hingga jalur perarakan laut yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat tersebut saat merayakan Paskah.
“Pengawasan akan diperketat agar tidak terjadi kecelakaan laut maupun gangguan kamtibmas selama rangkaian Operasi Semana Santa Turangga 2026,” ujar dia.





