Perumda Pasar Jaya Sewa 20 Unit Truk untuk Mengatasi Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur
Irwan Wahyu Kintoko April 02, 2026 12:17 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perumda Pasar Jaya menyewa 20 unit truk dari perusahaan jasa pengangkutan sampah B to B untuk menangani gunungan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (31/3/2026).

Perusahaan jasa angkut sampah itu terdaftar resmi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan DPMPTSP Pemprov DKI Jakarta. 

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, mengatakan, kerjasama ini bagian untuk mengembalikan kenyamanan pedagang, pengunjung, dan warga sekitar.

Sebanyak 20 unit truk terdiri atas 19 unit tronton berkapasitas 20 ton per kendaraan dan satu unit truk tipe typher dengan kapasitas angkut 12 ton. 

Baca juga: Perumda Pasar Jaya Gunakan 33 Truk untuk Angkut Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur

Perumda Pasar Jaya juga akan memperbaiki tembok belakang Pasar Induk Kramat Jati yang rusak.

Dengan tambahan 20 unit truk, penanganan sampah ditargetkan dapat selesai dalam 10 hingga 12 hari.

"Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah segera teratasi," kata Topik, Kamis (2/4/2026).

Topik menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan di Pasar Induk Kramat Jati karena tumpukan sampah. 

Baca juga: Demi Obat Sesak Napas, Pemulung Pungut Pare di Tumpukan Sampah Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur

Seperti diketahui, penumpukan sampah di kawasan tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial. 

Volume sampah sempat mencapai sekitar 6.970 ton, atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton.

Menurut Topik, kondisi ini dipicu oleh kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.

Dalam jangka pendek, Perumda Pasar Jaya sedang memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit. 

Baca juga: Sampah Menumpuk di Pasar Kopro Jakbar, Warga Keluhkan Bau dan Serbuan Lalat

Armada ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026 untuk memperkuat kemampuan pengangkutan sampah internal.

Sementara itu, dalam jangka panjang, Perumda Pasar Jaya mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan. 

Uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) juga disiapkan sebagai solusi inovatif untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.