TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju merilis rekapitulasi laporan kejadian sepanjang bulan Maret 2026.
Tercatat, sebanyak sembilan kasus penanganan evakuasi dan kebakaran terjadi di wilayah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat tersebut.
Kepala Bidang Damkar Mamuju, Randy Noertadi mengungkapkan dari sembilan kejadian tersebut, kasus evakuasi sarang tawon dan kebakaran dalam kota menjadi yang paling mendominasi.
Baca juga: Ojek Gabah Kesulitan Peroleh BBM, Hasil Panen Petani di Matakali Polman Tak Diangkut
Baca juga: Wanita di Soppeng Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik, Pelaku Sempat Minta Tembusan Rp 25 Juta
Berdasarkan data operasional, pihak Damkar menangani tiga kasus evakuasi sarang tawon yang berlokasi di BTN Axuri, Kalubibing, dan area RSUD Provinsi.
Selain itu, kebakaran di dalam wilayah perkotaan juga mencatatkan angka yang sama.
"Untuk kejadian kebakaran, sepanjang Maret terjadi tiga kali. Lokasinya berada di Karema yang menghanguskan usaha kayu, kebakaran lahan di BTN Rajawali, serta satu rumah kosong di wilayah Sese," ujar Randy kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (2/4/2026).
Akibat rentetan peristiwa kebakaran tersebut, total kerugian materiil yang dialami warga ditaksir cukup besar.
"Estimasi kerugian akibat kejadian sepanjang bulan Maret mencapai lebih dari Rp 100 juta," tambahnya.
Selain kebakaran, tim Rescue Damkar Mamuju juga aktif melakukan penyelamatan hewan berbahaya atau animal rescue.
Tercatat ada dua kasus evakuasi ular yang dilakukan di Jalan Ratulangi dan Jalan ABD Syakur.
Kejadian unik lainnya yang ditangani petugas adalah satu kasus evakuasi objek tertentu.
"Kami juga menangani satu kasus evakuasi besi pembuangan atau kerang cuci yang tertancap di lengan tangan warga. Semua proses penanganan dilakukan dengan prosedur penyelamatan yang ketat," jelas Randy.
Menyikapi masih tingginya angka kejadian darurat, Randy mengimbau warga Mamuju untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi kebakaran lahan dan pemukiman.
Ia meminta warga segera menghubungi layanan darurat jika menemukan situasi yang membahayakan nyawa atau aset.
"Masyarakat bisa langsung menghubungi kontak darurat kami di 0426 21639 untuk mendapatkan penanganan cepat dari tim di lapangan," pungkasnya.
- Sarang Tawon: 3 Kasus (BTN Axuri, Kalubibing, RSUD Provinsi)
- Animal Rescue: 2 Kasus (Jl. Ratulangi, Jl. ABD Syakur)
- Objek Lainnya: 1 Kasus (Evakuasi besi tertancap di lengan)
- Kebakaran Dalam Kota: 3 Kasus (Usaha kayu di Karema, lahan di BTN Rajawali, rumah kosong di Sese)
- Total Kejadian: 9 Kasus.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi