BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 16 peserta dari Kabupaten Bangka Tengah mengikuti program Tailor Made Training (TMT), pelatihan dasar penyiapan produk roti yang dibiayai oleh DIPA BPVP Belitung, Kemnaker RI Tahun Anggaran 2026.
Agenda yang berlangsung di gedung Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Kabupaten Bangka Tengah itu bakal berlangsung selama delapan hari, dari 1-13 April 2026.
Kepala DPMPTK Bangka Tengah, Risaldi Adhari menyampaikan, dalam pelaksanaannya pelatihan diisi oleh Helni, sebagai pemilik produk Bread Hell88 yang juga alumni pelatihan edisi sebelumnya.
"Pelatihan yang diberikan meliputi tata cara pembuatan roti. Mulai dari penyiapan bahan, sampai dengan pemasaran roti itu sendiri," ujar Risaldi, Kamis (2/4/2026).
Risaldi Adhari, menjelaskan pelatihan pembuatan roti dipilih karena merupakan salah satu usaha yang paling realistis untuk dimulai dengan modal kecil.
"Dengan modal Rp1 juta saja, selama sudah punya oven di rumah, mereka sudah bisa produksi. Berbeda dengan pelatihan lain yang butuh modal besar di awal," jelas Risaldi.
Disisi lain ia menerangkan, setiap peserta nantinya juga diberikan gambaran agar dapat memasarkan produk dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital.
"Peserta tidak hanya dituntut unggul dalam rasa, bentuk, kemasan (packaging), dan warna. Tapi harus memperhatikan strategi penjualannya, peserta didorong untuk aktif melakukan penetrasi pasar," terangnya.
Terakhir, program turut diharapkan mampu menjadi salah satu cara membuka lapangan kerja di tengah masyarakat.
"Kemudian dalam hal penyerapan tenaga kerja, meski awalnya bersifat informal, usaha ini berpotensi besar menyerap tenaga kerja lokal jika sudah berkembang di kemudian hari," ucapnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)