TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO- Kemudahan akses layanan terus dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kini, peserta JKN bisa berobat menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Selain menggunakan Kartu JKN, dan Aplikasi Mobile JKN, menunjukan KTP untuk proses pendaftaran pengobatan bisa digunakan oleh peserta JKN baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
Hal tersebut guna meningkatkan mutu layanan peserta JKN yang mudah, cepat dan setara.
Kemudahan tersebut kini telah dirasakan salah satu peserta JKN yakni Nining (34) yang adalah seorang petani asal Manggarai Barat, Labuan Bajo peserta JKN mengaku senang ada bantuan dari Pemerintah Pusat.
Baca juga: 6 Kabupaten Wilayah BPJS Kesehatan Ende Pertahankan Status UHC hingga 2026
Nining terpantau pernah menggunakan KTP nya pada saat mendaftarkan dirinya diruang administrasi di Puskesmas Labuan Bajo.
Peserta yang terdaftar pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) ini mengaku sangat terkesan dengan adanya kemudahan tersebut, menurutnya ini sangat memudahkan.
“Informasi penggunaan KTP bisa digunakan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan saya dapatkan dari salah satu tenaga medis. Dari informasi yang saya dapatkan tersebut, saya cukup penasaran apakah KTP memang sudah bisa digunakan sebagai pengganti kartu JKN untuk berobat, dan saat itu saya sudah membuktikannya sendiri bahwa kemudahan tersebut kini telah teralisasi.
Hal bagus ini tentunya akan sangat membantu peserta JKN seperti yang saya rasakan,” ucapnya kepada petugas BPJS Kesehatan yang ia temui di Mall Pelayanan Publik, Manggarai Barat.
“Jadi selain kemudahan penggunaan KTP, saya juga tidak dimintai lagi fotokopi berkas seperti dulu kalau kita mau berobat atau mengurus administrasi lainnya, jadi betul-betul hanya memperlihatkan KTP saja dan proses registrasi pendaftaran sudah bisa dilakukan.
Sangat berbeda dari yang sebelumnya, saya pernah merasakan ketika berobat di FKRTL belum bisa dilayani karena lupa fotokopi berkas akhirnya harus keluar dulu dan mengantri lagi tentunya hal tersebut sangat mengganggu dan sangat merepotkan ketika sudah harus berobat. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sekarang, kami sangat dimudahkan” ungkapnya.
Dirinya mengaku sering kontrol ke puskesmas untuk pemasangan KB implan juga. Menurutnya, semua discover JKN sampai dengan hal kecil pun. Dirinya merasa sangat terbantu dengan kepesertaan JKN yang ia miliki.
Menutup perbincangan, Ia pun berpesan pentingnya melahirkan ide-ide baru bagi peserta JKN terlebih kepada Program JKN yang memiliki banyak peserta dari berbagai kalangan. Kemudahan tersebut bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti proses registrasi yang menjadi lebih mudah.
“Dengan peserta JKN yang semakin hari semakin banyak tentunya ada tuntutan tersendiri untuk terus melahirkan ide baru bagi peserta JKN yang bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti penggunaan KTP ini. Meskipun terdengar sepele namun hal tersebut terbukti bisa membawa perubahan dan memberikan kemudahan bagi peserta JKN seperti yang saya rasakan saat itu dan tentunya saya sangat berharap program JKN bisa terus berlangsung untuk membantu masyarakat untuk berobat,” tutupnya.