Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayahnya, guna mempercepat pengungkapan jaringan hingga ke akar.
Rudy Susmanto di Cibinong, Kamis, mengatakan, masyarakat diminta tidak hanya membahas isu di media sosial, tetapi juga menyampaikan informasi yang lengkap kepada aparat penegak hukum.
“Kami berharap masyarakat segera menyampaikan informasi yang jelas, mulai dari lokasi, nama toko, hingga pihak yang terlibat agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama kepolisian, Badan Narkotika Nasional, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan siap bergerak cepat apabila menerima laporan yang valid dari masyarakat.
Menurutnya, pemberantasan narkotika membutuhkan kolaborasi semua pihak agar jaringan peredaran dapat diungkap secara menyeluruh.
Rudy juga menyampaikan bahwa ramainya pembahasan dalam beberapa hari terakhir dapat menjadi momentum untuk memperluas informasi terkait dugaan peredaran obat-obatan terlarang di Kabupaten Bogor.
Isu tersebut mencuat seiring beredarnya informasi di media sosial mengenai pencatutan nama Rudy Susmanto sebagai pembina salah satu media.
Media tersebut juga dikaitkan dengan dugaan keterlibatan salah satu oknum wartawan dalam peredaran atau pembekingan obat-obatan terlarang.
Terkait hal itu, Rudy menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan media maupun pihak yang disebut dalam isu tersebut.
“Saya pastikan tidak ada permintaan secara resmi maupun tidak resmi untuk saya menjadi pembina media tersebut,” katanya.





