Tribunlampung.co.id, Bengkulu - Stip Fahmi Jio Al Gatan (16), warga Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke polisi pada Rabu (1/4/2026).
Remaja tersebut terakhir terlihat pada Minggu (29/3/2026) malam dan sejak itu tidak kembali ke rumah.
Kepala Desa Karang Baru Saryono menjelaskan bahwa sebelum menghilang, korban sempat mendapat teguran dari orangtuanya.
Teguran tersebut diberikan karena korban diketahui menjual beras milik keluarga sebanyak kurang lebih 10 kilogram tanpa izin.
“Setelah dimarahi orang tuanya, korban diduga pergi meninggalkan rumah dan hingga sekarang belum kembali,” ungkap Saryono.
Keluarga korban telah melakukan berbagai upaya pencarian secara mandiri, termasuk mendatangi rumah teman-teman korban dan menelusuri lokasi yang biasa dikunjungi.
Namun, hingga saat ini, keberadaan korban belum diketahui.
Adapun untuk ciri-ciri pelajar ini ialah memiliki tinggi badan sekitar 155 sentimeter, berkulit gelap, dan berambut pendek.
Saat itu, pelajar tersebut mengenakan kaus berwarna hitam, celana pendek hitam, serta membawa tas berwarna hitam.
Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini telah melakukan langkah awal pencarian dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat desa dan masyarakat.
“Betul ada laporan orang hilang yang masuk, saat ini kita masih melakukan pencarian,” jelas Kapolsek saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com.
Selain itu, informasi mengenai korban juga telah disebarluaskan untuk mempercepat proses pencarian.
Masyarakat yang mengetahui keberadaan korban diminta untuk segera melaporkan kepada pihak keluarga atau kantor polisi terdekat.
Keluarga korban juga membuka akses informasi melalui nomor telepon 0838 7403 3743 atau dapat langsung melaporkan ke Pemdes Karang Baru.
Peran aktif masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat penemuan korban.
Dengan harapan pelajar itu bisa ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat.
sumber: Tribun Bengkulu