Sebuah restoran khas Taiwan di California terpaksa menghapus menu 'tahu busuk' andalannya setelah mendapat banyak keluhan terkait aroma yang terlalu menyengat.
Restoran Golden Leaf di kawasan San Gabriel, Los Angeles County, memutuskan untuk tidak lagi menjual stinky tofu setelah menerima surat pelanggaran dari pemerintah kota setempat.
Dilansir dari Fox News (01/04/2026), menu tahu ini berbeda dengan tahu lainnya. Di China dan Taiwan, stinky tofu dikenal sebagai hidangan khas yang cukup populer di kalangan pelanggan.
Makanan kaki lima populer ini dibuat dari tahu yang difermentasi dalam larutan khusus. Bau yang dihasilkan sering digambarkan menyerupai bau kaus kaki kotor, sampah busuk, hingga kotoran manusia.
Tak heran jika banyak orang yang merasa mual saat pertama kali mencium aromanya. Menariknya, para penggemar stinky tofu justru percaya bahwa semakin bau aromanya, maka semakin lezat rasanya.
Meski aromanya ekstrem, rasa tahu ini sebenarnya relatif ringan dengan tekstur lembut di dalam dan renyah di luar.
Resto Golden Leaf. Foto: Site Culinary/Visual
|
Namun, aroma kuat dari tahu fermentasi itu dianggap mengganggu oleh salah satu warga di sekitar restoran Golden Leaf. Ia kemudian berulang kali melaporkan bau tersebut sejak 2017.
Pemilik restoran, David Liao, mengaku keputusan tersebut bukan hal yang mudah. Ia menjelaskan bahwa stinky tofu bukan sekadar makanan biasa, melainkan bagian dari identitas budaya kuliner di Taiwan yang sangat penting bagi pelanggan mereka.
"Aroma stinky tofu di pasar malam Taiwan justru menjadi undangan untuk berkumpul dan merasakan tradisi bersama," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa bagi banyak pelanggan, menu tersebut adalah makanan yang mengobati rasa rindu pada kampung halaman.
"Stinky tofu adalah rasa yang sangat kami banggakan dan menjadi sumber kebanggaan budaya Taiwan," kata Liao. Meski begitu, pihak restoran tetap harus mematuhi aturan karena bau tersebut dinilai bisa tercium hingga ke area luar restoran.
Liao bahkan menyebut stinky tofu menyumbang sekitar 10% hingga 20%dari total pendapatan restoran.
Stinky tofu. Foto: Site Culinary/Visual
|
Ia juga sempat mempertimbangkan memasang sistem penyaring udara baru agar aroma tidak menyebar keluar, tetapi biaya pemasangannya diperkirakan mencapai lebih dari 100 ribu USD (Rp 1,7 miliar). Hal itu dinilai terlalu berat bagi usaha kecil seperti restoran keluarga yang telah dijalankan sejak lama.
Anggota Dewan Kota San Gabriel, John Wu, mengatakan pemerintah tidak melarang restoran menjual makanan tertentu hanya karena baunya. Namun, pemilik usaha tetap harus memastikan aroma makanan tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Menurutnya, persepsi terhadap bau memang bersifat subjektif, karena setiap orang memiliki toleransi yang berbeda. Meski demikian, Wu berharap pemilik restoran bisa menemukan solusi agar menu khas tersebut tetap bisa dijual tanpa menimbulkan masalah baru.







