- Jarik Pakubuwono XIV Purboyo terbalik saat halalbihalal atau ngabekten pada Kamis (26/3/2026) di Sasana Narendra.
Hal ini menjadi perbincangan di media sosial grup facebook “Pemerhati Karaton Mataram Surakarta Hadiningrat”.
Salah satu akun Anggun Adila mempersoalkan hal ini seakan-akan perlu menjadi perhatian khusus. Ia bahkan menghubungkannya dengan semacam pertanda alam.
“Gusti Purbaya awalnya menghadiri acara dengan jarik terbalik, kemudian saat sesi acara sudah berjalan cukup lama sepertinya hal itu baru disadari oleh orang-orang sekitar yang membuat Gusti Purbaya sempat berganti pakaian. Netizen ramai mempertanyakan siapakah Pranata Busono-nya apakah masih magang? Ataukah ini kode alam?” ungkapnya seperti dikutip TribunSolo.
Sementara itu, Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Purboyo GKRP Timoer Rumbai Kusuma Dewayani merasa hal ini tidak perlu dibesar-besarkan.
Kesalahan pemakaian jarik tak mengurangi esensi acara untuk bersilaturahmi dengan kerabat dalem maupun masyarakat.
“Menurut saya tidak ada yang perlu perhatian khusus atau dikait-kaitkan dengan pertanda dan lain sebagainya ya,” jelas Timoer, saat dihubungi Senin (30/3/2026).
Sinuhun Purbaya keliru memakai jarik karena agak terburu-buru. Sebab, ia sempat mengalami sakit perut sebelum acara.
“Karena wajar saja ketika kita terburu-buru kemudian ada kesalahan, karena sebetulnya kemarin kita semua itu sedang diare. Saya, Gusti Sekar, Ibu, dan beliau itu dari malam sebelumnya sedang diare karena kami mungkin salah makan sesuatu. Ini hanya karena terburu-buru saja sih,” terang GKRP Timoer.(*)
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana
#localexperience #purboyo #pbxivpurboyo #keratonsolo #solo #halalbihalal #sasananarendra #gustitimoer