TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK — Dua motor adu banteng di Flyover Ganefo, tepatnya di wilayah Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026) malam.
Benturan keras dalam kecelakaan ini menewaskan satu di antara pengendara motor tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Demak Iptu Muhammad Lutfil Hakim mengatakan, kecelakaan terjadi di KM 15.00 jalur Semarang–Grobogan, sekitar pukul 19.30 WIB.
Peristiwa bermula saat motor RX-King yang dikendarai Muhammad Safi’i (35), warga Karangawen, melaju dari arah Semarang menuju Grobogan.
Sesampainya di lokasi kejadian, lanjut Iptu Lutfil, pengendara motor diduga kurang berhati-hati dan berjalan terlalu ke kanan hingga melebihi as jalan.
"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Vario berpelat K 4769 AUF yang dikendarai Muhammad Khoirul Umam (25), warga Grobogan, sehingga terjadi tabrakan," kata Iptu Lutfil, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Biadab Ricuh Orkes Dangdut di Demak, Anak-anak Jadi Korban Lemparan Batu
Tabrakan itu juga menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah.
Motor RX-King bahkan tampak hancur di bagian depan, dengan roda yang terlepas dan velg yang ringsek.
Puing-puing kendaraan dan helm korban berserakan di sepanjang badan jalan flyover.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat dua korban tergeletak di lokasi berbeda.
Satu korban berada di tepi jalan dan masih dalam kondisi sadar saat mendapat pertolongan warga.
Sementara, satu korban lain tergeletak di tengah jalan dan telah tertutup kain.
Akibat kecelakaan tersebut, Muhammad Safi’i mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Korban mengalami luka cedera berat di kepala, patah tulang tangan kanan, robek terbuka pada kaki kanan, dan meninggal dunia di TKP."
"Kemudian, jenazah dibawa ke RS Pelita Anugerah Mranggen," imbuh Iptu Lutfil.
Baca juga: Viral Tawuran Remaja Genuk Semarang vs Mranggen Demak, Polisi Amankan 11 Orang. Orangtua Dipanggil
Sementara itu, Muhammad Khoirul Umam mengalami luka di bagian kepala serta luka robek di tangan.
Saat ini, Khoirul menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Peristiwa itu juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar flyover tersendat.
Sejumlah kendaraan, termasuk truk besar, terlihat berhenti atau melambat, sementara warga sekitar berupaya membantu korban dan mengatur lalu lintas sebelum petugas datang.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur padat dan minim penerangan pada malam hari, guna menghindari kejadian serupa. (*)