BREAKING NEWS Maluku Utara Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Magnitudo 5,4, Pusat di Jailolo
Lailatun Niqmah April 02, 2026 04:44 PM

Maluku Utara kembali diguncang gempa bumi, Kamis (2/4/2026), pukul 14.04 WIB.

Dilansir TribunWow.com, gempa terbaru berkekuatan 5,4 SR, dengan kedalaman 10 km.

Adapun pusat gempa bumi kali ini berada di 99 km Barat Laut Jailolo.

"Info Gempa Mag:5.4, 02-Apr-26 14:04:13 WIB, Lok:1.36 LU, 126.62 BT (99 km BaratLaut JAILOLO-MALUT), Kedlmn:10 Km," tulis BMKg dalam akun X resminya @infoBMKG.

Sebelumnya, Maluku Utara diguncang gempa bumi pada pagi ini dengan kekuatan 7,6 SR.

BMKG bahkan mengeluarkan peringatan dini tsunami, yang kemudian dicabut pada pukul 09.56 WIB.

Gempabumi ini terletak pada koordinat 1,25° LU; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 Km arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 km.

Dalam rilis resminya, BMKg menyebut gempa bumi dangkal terjadi di Laut Maluku akibat aktivitas subduksi, dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). 

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebutkan gempa ini memicu kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah, seperti Halmahera Barat (0,30 m), Bitung (0,20 m), Sidangoli (0,35 m), Minahasa Utara (0,75 m), Belang (0,68 m), dan Bumbulan (0,13 m).

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida R., menjelaskan gempa berdampak di Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Intensitas getaran mencapai V–VI MMI di Ternate, menyebabkan warga panik, plester dinding runtuh, dan kerusakan ringan. 

Di Manado getaran IV–V MMI, sementara di Gorontalo dan sekitarnya terasa III MMI, dan di Boalemo serta Pohuwato II–III MMI. Hingga pukul 09.50 WIB tercatat 48 gempa susulan, terbesar M5,5.

"Hingga pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 48 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M5.5," tutur Nelly.

Menurut BMKG,  peristiwa ini menimbulkan dampak kerusakan bangunan di beberapa titik, seperti di gedung KONI Sario Manado, Gereja Kalvari di Pulau Batang Dua Kota Ternate yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

"BMKG menyatakan bahwa Peringatan Dini Tsunami dinyatakan berakhir pada 09.56 WIB. BMKG berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu diseminasi dan melakukan langkah evakuasi secepatnya," ujar Faisal.

Lebih lanjut, Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, A. Fachri Radjab, mengimbau masyarakat untuk memastikan keselamatan dan keamanan bangunan sebelum kembali beraktivitas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat di daerah terdampak untuk melakukan pemeriksaan struktur bangunan sebelum memasuki rumah atau gedung. Apabila masih terdapat kerusakan atau retakan-retakan, perlu menjadi perhatian dan tidak langsung masuk ke dalam ruangan," kata Fachri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.