BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jalan Pahlawan hingga Jalan R Suprapto di Kecamatan Batu Aji menjadi langganan banjir di Batam.
Setiap kali hujan deras turun, meski hanya hitungan jam, dua wilayah itu kerap banjir.
Ruas Jalan R Suprapto contohnya, mulai dari Simpang Kavling Baru hingga Nusa Batam. Ketinggian air capai 60 cm saat hujan deras turun meski hanya satu jam. Kondisi ini sudah lama menjadi keluhan warga dan pengguna jalan.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam kini mempercepat normalisasi saluran drainase induk di kawasan tersebut.
Satu unit alat berat dikerahkan untuk mengeruk sendimen dari saluran drainase yang dimulai dari Mitra Mall hingga Buana Raya.
Sebelumnya, normalisasi juga telah dilakukan di sepanjang Jalan R Suprapto, mulai dari Buana Raya hingga Perumahan Nusa Batam.
Saluran drainase yang ada di lokasi diketahui mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, dan juga rumput yang sudah mulai tumbuh.
Kepala DBMSDA Batam, Metra Dinata, mengatakan pihaknya terus berupaya meminimalisir banjir di titik-titik rawan.
“Seluruh alat berat yang kami miliki saat ini dikerahkan untuk normalisasi saluran drainase,” kata Metra, Kamis (2/4/2026).
Tak hanya pengerukan, DBMSDA juga melakukan pelebaran saluran serta pembersihan kolam penampungan air dari sedimentasi guna mencegah pendangkalan kembali.
Metra menjelaskan, sejumlah pekerjaan telah rampung, di antaranya normalisasi saluran di kawasan Sagulung dari Ruko Alibaba hingga Nusa Batam.
Selain itu, saluran di sekitar RSUD Embung Fatimah, mulai dari Mitra Mall hingga Buana Raya, juga telah selesai dikerjakan.
“Saat ini yang masih dalam proses adalah dari Sekolah Putra Batam hingga Aviari,” jelasnya.
Metra menargetkan normalisasi di Jalan Pahlawan dapat selesai dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu, pengerjaan akan dilanjutkan ke titik-titik rawan banjir lainnya di Batam. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)