SPPG Bersatus Suspend Terancam Ditutup Apabila Tidak Ada Perbaikan
Wahyu Widiyantoro April 02, 2026 07:20 PM

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Per 30 Maret 2026 sudah mencapai 61.680.043 penerima manfaat38 provinsi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bahkan dihentikan sementara operasionalnya karena belum memenuhi standar layanan yang ditetapkan. 

"Sebanyak 26.066 SPPG telah beroperasi, dengan 2.162 ditutup sementara dan yang disuspensi 1.789 SPPG. SP 1 368, SP 2 ada 5 SPPG. Totalnya 2.162. Tapi ini bergerak terus," terang Zulhas usai mengikuti Rapat Terbatas Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Kantor Kemenko Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026), dikutip dari Tribunnews.

Baca juga: Penyaluran MBG Mengikuti Jumlah Hari Masuk Sekolah

Penghentian sementara tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban terhadap SPPG yang belum memenuhi perjanjian tingkat layanan atau Service Level Agreement (SLA). 

"Ini yang di-suspend enggak tertib, yang belum memenuhi SLHS (Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi) dan lain-lain. Jadi kita terus-menerus (melakukan perbaikan)," ucapnya.

Bisa Ditutup Permanen

8,3 persen dari total 26.066 SPPG yang beroperasi saat ini dinyatakan bermasalah dan dihentikan sementara. 

 1.789 unit berstatus disuspensi dan masih diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan. 

Sementara 368 unit telah menerima Surat Peringatan pertama dan 5 unit sudah memasuki tahap Surat Peringatan kedua.

SPPG yang disuspensi masih diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan. 

Akan tetapi, jika tidak memenuhi ketentuan, maka penutupan permanen akan dilakukan. 

"Jadi tadi ada 2.162 SPPG ditutup sementara jumlah totalnya, tapi 1.789 disuspensi agar bisa diperbaiki. Kalau enggak diperbaiki, ya kita tutup," imbuhnya. 

Menko Pangan menekankan bahwa tantangan dalam implementasi program ini merupakan hal yang wajar mengingat besarnya skala operasional yang harus dikelola.

"MBG ini program yang sangat besar, mendasar, luar biasa, 60 juta memberi orang anak-anak kita makan tentu tidak mudah dengan segala dinamikanya. Tapi pemerintah terus melakukan penyempurnaan-penyempurnaan. Tentu masih ada kurang sana-sini, tapi sekali lagi insya Allah akan semakin bagus," jelas Zulhas.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.