Kasus Campak di Riau Capai 1.303 Suspek, Dinkes Ingatkan Risiko Tinggi pada Bayi
M Iqbal April 02, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Ancaman penyakit campak masih mengintai masyarakat Riau.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul masih ditemukannya ratusan kasus suspek sepanjang awal tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, menegaskan bahwa campak merupakan penyakit menular yang dapat menyerang semua kelompok usia, dengan risiko paling tinggi pada bayi.

“Semua kelompok usia dapat terjangkit. Namun risiko kematian lebih tinggi pada bayi karena daya tahan tubuh yang masih rendah,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Ia menyebutkan, gejala campak yang perlu diwaspadai antara lain munculnya ruam pada kulit, demam tinggi, mata merah, batuk, dan pilek.

Jika gejala muncul, masyarakat diminta segera mengambil langkah penanganan.

“Jika anak menunjukkan gejala, sebaiknya lakukan isolasi mandiri di rumah dan segera periksakan ke dokter apabila kondisi memburuk,” tambahnya.

Data Dinas Kesehatan Riau mencatat, sepanjang 11 pekan sejak awal Januari hingga minggu ketiga Maret 2026, terdapat 1.303 suspek campak di Riau.

Jika dilihat dari trennya, kasus sempat tinggi di awal tahun. Pada minggu pertama Januari tercatat 184 kasus, kemudian minggu kedua 149 kasus, minggu ketiga 155 kasus, dan minggu keempat 125 kasus.

Memasuki Februari, jumlah kasus mulai menurun, dengan rincian minggu kelima 117 kasus, minggu keenam 91 kasus, minggu ketujuh 98 kasus, dan minggu kedelapan 100 kasus.

Namun pada Maret, angka kembali berfluktuasi. Pada minggu kesembilan ditemukan 124 kasus, minggu kesepuluh 111 kasus, dan minggu kesebelas turun menjadi 49 kasus.

Sebagai langkah pencegahan, Zulkifli mengingatkan pentingnya imunisasi lengkap bagi anak-anak guna menekan penyebaran penyakit.

“Pencegahan paling efektif adalah memastikan anak mendapat imunisasi lengkap,” tegasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.