Jelang Paskah di Solo, Warga Diminta Lapor ke Polisi Jika Ada yang Mencurigakan: Demi Keamanan
Rifatun Nadhiroh April 02, 2026 09:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Polresta Solo menerapkan skema pengamanan prioritas untuk memastikan perayaan Hari Raya Paskah 2026 di Kota Solo berjalan aman dan tertib.

Sistem pengamanan ini dimulai sejak Kamis (2/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026), seperti disampaikan Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kabagops Kompol Wahyu Joko Nugroho.

“Kita klasifikasikan menurut banyaknya umat serta kegiatan yang ada di gereja,” ujar Wahyu, Rabu (01/04/2026).

Apel personel kepolisian resor kota (Polresta) Solo jelang pengamanan Hari Raya Paskah
PERSIAPAN PASKAH - Apel personel kepolisian resor kota (Polresta) Solo jelang pengamanan Hari Raya Paskah, Rabu (1/4/2026). Polresta Solo menerapkan skema pengamanan prioritas untuk memastikan perayaan Hari Raya Paskah 2026.

Gereja dikategorikan menjadi tiga prioritas.

Prioritas 1, akan dijaga selama 24 jam dengan sistem shift. Setiap shift terdiri dari enam personel, satu perwira dan lima bintara Polri.

Prioritas 2, dijaga hanya saat pelaksanaan ibadah oleh jajaran Polsek setempat.

Baca juga: Tragis! Niat Perempuan di Sragen Berbohong Hamil untuk Dinikahi Jadi Petaka : Dicekik Hingga Tewas

Prioritas 3, hanya dipantau melalui patroli karena umumnya perayaan digabung dengan gereja prioritas satu dan dua.

“Sedangkan prioritas tiga hanya akan dilaksanakan patroli, karena perayaannya bergabung dengan gereja prioritas satu maupun dua,” tambah Wahyu.

Sinergi Seluruh Unsur Keamanan

Untuk pengamanan Paskah, Polresta Solo menurunkan 113 personel dan diperkuat oleh TNI, Pemerintah Kota Solo seperti Linmas dan Satpol PP, serta pihak internal gereja.

“Semua elemen kita libatkan, termasuk dari pihak gereja, karena pengamanan ini merupakan tanggung jawab bersama,” ucap Wahyu.

Jumlah personel yang diterjunkan bersifat dinamis, menyesuaikan jumlah gereja yang melaksanakan ibadah Paskah.

Prosedur Standar dan Sterilisasi Lokasi

Pengamanan mengikuti prosedur standar operasional (SOP) seperti pada perayaan Natal, termasuk sterilisasi lokasi sebelum ibadah dimulai.

“Itu SOP ya, tentu kita siapkan sterilisasi,” tegas Wahyu.

Selain itu, jemaat dihimbau untuk tidak membawa barang berlebihan dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada petugas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada petugas yang berjaga,” tutupnya.

Baca juga: Cuaca di Solo Raya Tak Menentu Kadang Panas Kadang Hujan, BMKG: Waspada Cuaca Esktrem

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.