Harga Minyak Goreng Minyakita Lebih Tinggi dari HET, Diskoperindag Pelalawan Akui Stok Menipis
M Iqbal April 02, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Harga Minyak Goreng (Migor) jenis Minyakita di pasaran mengalami kenaikan dan menjadi sorotan di wilayah Provinsi Riau, termasuk di Kabupaten Pelalawan pada Kamis (2/4/2026).

Amatan Tribunpekanbaru.com di beberapa grosir di Kota Pangkalan Kerinci, Minyakita mulai sulit ditemukan. Tak semua warung ataupun kedai harian yang menjual minyak tersebut. Harganya juga lebih tinggi saat dibeli oleh masyarakat.

"Kami harus jual 18 ribu, karena dari grosir sudah naik harganya. Ngak mungkin tak ada untung," kata pemilik warung harian di Jalan Akasia, Roman (38) kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (2/4/2026).

Demikian juga penuturan pemilik kedai di Jalam Seminai, Irma (49) yang menjual Migor Minyakita Rp 17.500 per liternya. Karena distributor yang mengisi kedainya telah menaikan harga. Tentu ia kembali menaikan harga agar mendapatkan keuntungan. 

"Ngambilnya juga tak bisa banyak-banyak seperti biasa," katanya.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Pelalawan, Hanafie saat dikonfirmasi membenarkan adanya kenaikan harga Minyakita.

Setelah mendapatkan keluhan dari masyarakat, pihaknya melakukan pengecekan ke lapangan dan di dapati minyak tersebut dijual di atas Harga Eceran Tetap (HET) yakni Rp 15.700.

"Satu kotak itu harga Rp 200 ribu. Kalau dibagi 12 liter jadinya Rp 16.600 per liter. Naik sekitar seribu kalau di grosir," ujar Hanafie. 

Ia mengakui di tingkat pedagang maupun pengecer tentu harga lebih tinggi lagi dijual. Lantaran bandrolnya sudah naik dari distributor dan masyarakat yang membeli lebih tinggi lagi. 

Selain itu, Hanafie mengakui jika ketersediaan Minyakita di pasaran mulai menipis dan terbatas. Hal ini diakibatkan pasokan dari Bulog belum masuk dalam pekan ini. 

"Tadi kontak ke Bulog, katanya minggu depan baru masuk lagi barangnya. Masyarakat tak usah khawatir dan beli sesuai kebutuhan saja," tandasnya.  

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.