- Kenaikan harga plastik karena dampak perang di Timur Tengah membuat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor terkejut.
Terlebih banyak pelaku UMKM di Kota Bogor yang berjualan menggunakan plastik sebagai kemasan.
Seperti bungkus plastik, gelas plastik kecil yang digunakan oleh para pedagang kopi, hingga gelas plastik agak besar yang sering dipakai penjual minuman es atau jus.
Hal ini diakui Sapin, pedagang aneka plastik Toko Tasca di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor.
"Kaget mereka (pelanggan), kan yang beli juga banyak yang buat jualan," kata Sapin kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (2/4/2026).
Dia mengatakan bahwa plastik yang mengalami lonjakan harga ini rata-rata merupakan aneka plastik bening.
Yaitu plastik-plastik yang banyak digunakan oleh para pedagang.
Pelanggannya yang rata-rata pedagang juga mengeluh karena modalnya untuk jualan menjadi bertambah.
"Ada yang biasa beli jadi gak jadi, ada yang dikurangin juga belinya," cerita Sapin.
"Ada yang 'libur dulu deh jualannya, ininya (plastiknya) juga udah mahal, penjualan juga lagi turun'," sambung dia.
Tidak hanya pelaku UMKM yang tercekik, Sapin sendiri sebagai penjual aneka plastik juga terdampak.
Selain penjualan menurun, setiap keuntungan yang didapat juga malah terpakai untuk menutupi kenaikan harga yang terus menerus terjadi sejak jelang Lebaran 2026 kemarin.
"Sekarang kita jualan nih, udah habis kita belanja lagi itu udah naik lagi, jadi ada keuntungan tuh buat nutupin," ungkapnya.
Harga Naik Sekitar 30 Persen
"Naiknya sekarang sudah sekitar 30 persenan. Sebelum lebaran harganya udah naik, cuman parah-parah sekarang," katanya.
Dia menjelaskan bahwa kenaikan harga plastik ini hampir di semua plastik yang dia jual.
"Pokoknya plastik yang bening-bening semuanya pada naik, kalau plastik yang kantong hitam gak terlalu, naiknya dikit," kata Sapin.
Dia mengatakan bahwa plastik kiloan bening yang dia jual ada yang awalnya dihargai Rp7.000 per pack, kini naik jadi Rp11.000.
Ada pula plastik bening jenis dan ukuran lain yang sebelumnya dijual Rp 7.000, kini naik jadi Rp8.500.
"Itu gelas plastik agak besar yang biasa buat jus dulu harganya di bawah Rp20.000 (per pack isi 50 gelas), sekarang udah Rp22.000," katanya.
Kemudian gelas plastik kecil yang biasa digunakan oleh pedagang kopi keliling kini naik jadi Rp7000 per pack, sementara harga sebelumnya Rp5000 per pack.
Sementara itu, menurut keterangan dari Mendag RI Budi Santoso, harga plastik yang melonjak naik baru-baru ini disebabkan oleh dampak perang yang berkecamuk di Timur Tengah.
Disebutkan bahwa pengiriman pasokan bahan baku nafta untuk pembuatan plastik terganggu akibat adanya perang di Timur Tengah tersebut.
(*)