TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Seorang emak-emak pingsan dan jatuh dari motornya di halaman SPBU Pekkkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (2/4/2026).
Diduga ibu rumah tangga bersama satu anaknya ini jatuh pingsan karena kelelahan menuggu antrean.
Baca juga: Bupati Arsal Pertegas Tak Ada Perusahaan Sawit Diistimewakan di Mamuju Tengah, Minim Kontribusi
Baca juga: Gara-gara Kandang Ayam Adik di Polman Tegas Tebas Kakak Kandung
Warga melihat ibu ini terjatuh dari motornya langsung menolong, membawanya ke musola SPBU.
Awalnya emak-emak ini ikut antre sejak pagi, hingga siang hari berada di barisan antrean panjang.
Belum lagi cuaca panas membuat para warga antre BBM ini kepanasan hingga ada yang jatuh pingsan.
"Sudah ada beberapa warga yang jatuh pingsan karena kelelahan, utamanya emak-emak itu," kata admin SPBU Pekkabata, Natas Jasmadi kepada wartawan.
Dia menyampaikan antrean ini sudah terjadi selama beberapa hari terakhir, namun terpadat mulai hari ini.
Antrean kendaraan kata Natas sudah mencapai 4 Km, serta menimbulkan kemacetan.
Disebutkan antrean ini disebabkan karena adanya kepanikan warga atas kelangkaan Bbm dan kenaikan harga.
Natas menyampaikan akibat antrean padat, seorang emak-emak bahkan jatuh pingsan karena kepanasan.
"Emak-emak agar lebih dulu sarapan sebelum ikut mengantre BBM agar tidak kelelahan karena antrean padat," ungkapnya.
Disebutkan warga mengevakuasi emak-emak yang jatuh pingsan ke musola SPBU Pekkabata.
Sementara sepeda motornya tetap didorong petugas untuk ikut antre memperoleh BBM.
Kini antrean kendaraan sepanjang 4 Kilometer (Km), berjejer mengambil sebagian bahu jalan.
Akibatnya arus lalu lintas di sepanjang Jl Andi Depu, Kelurahan Pekkabata ini alami kemacetan parah.
Nampak personel Patroli Motor (Patmor) Polres Polman ikut mengatur antrean kendaraan.
Membludaknya antrean ini sudah berlangsung selama tiga hari terakhir, namun semakin padat tiap harinya.
Pihak SPBU Pekkabata menyebut stok BBM tipa harinya mencapai 24 ton, serta harganya tidak alami perubahan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli