TRIBUNSTYLE.COM - Di tengah konflik berkepanjangan dengan Tsania Marwa, Atalarik Syach justru menunjukkan sikap yang tak terduga.
Alih-alih meluapkan emosi, Atalarik mengaku memilih menahan perasaan dan menyembunyikan apa yang sebenarnya ia rasakan.
Sikap itu bukan tanpa alasan, ia ingin menjaga kondisi mental anak-anaknya tetap stabil, terutama saat mereka bertemu dengan sang ibu.
Dalam pertemuan yang berlangsung baru-baru ini di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Atalarik menegaskan bahwa fokus utamanya kini adalah kenyamanan anak-anak.
Ia tak ingin mereka merasa tertekan atau terbebani oleh konflik orang tua.
Baca juga: Fakta Pertemuan Tsania Marwah dengan Anak-anak, Atalarik Syach Ngaku Terintimidasi: Dia Nerobos
“Saya tidak menunjukkan apa yang sebenarnya saya rasakan. Yang penting anak-anak tahu kalau saya tidak marah, saya tidak apa-apa,” ungkap Atalarik kepada awak media.
Langkah Atalarik ini bukan tanpa alasan. Ia menyadari bahwa anak-anaknya sangat peka terhadap perubahan suasananya.
Bahkan, Atalarik menceritakan momen haru ketika salah satu anaknya sempat bertanya untuk memastikan kondisinya.
“Anak saya sampai tanya, ‘Papa marah? Papa marah?’ Tapi begitu mereka lihat saya biasa saja, mereka jadi lega,” jelasnya.
Menurutnya, respons tenang tersebut sangat efektif untuk menghapus rasa cemas pada anak-anak yang mulai beranjak remaja.
Meski tampak tenang di luar, Atalarik tidak menampik bahwa secara pribadi ia memiliki ganjalan terhadap situasi yang ada.
Namun, ia memilih untuk menyimpan rasa tidak terima tersebut rapat-rapat agar tidak merusak suasana hati buah hatinya.
“Secara personal ada yang saya enggak terima. Tapi cukup saya saja yang tahu. Yang penting anak-anak tenang,” lanjut Atalarik dengan tegas.
Bagi Atalarik, usia anak-anaknya yang kini mulai memasuki masa remaja menjadi masa yang sangat sensitif.
Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus menjadi tameng pelindung bagi perasaan mereka, meski harus mengorbankan perasaan pribadinya sendiri.
Sebagai info, konflik antara Tsania Marwa dan Atalarik Syach bermula sejak perceraian mereka pada 2017.
Masalah mereka dipicu rebutan hak asuh anak. Pengadilan memutuskan Tsania sebagai pemegang hak asuh anak yang membuat Atalarik tak bisa menerima.
Meski sudah diputus hakim, anak-anak hingga kini masih berada dalam asuhan Atalarik.
Atalarik dan Tsania Marwah juga ribut soal harta gono gini.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alam)