Polandia Ogah Kirim Sistem Patriot, AS Kehilangan Tameng Pertahanan Udara di Tengah Konflik
Untung April 02, 2026 08:42 PM

Amerika Serikat (AS) dan Israel kehilangan banyak sistem pertahanan seusai menghadapi gempuran rudal canggih milik Iran.

Kini, AS juga kembali menelan kerugian seusai sekutu NATO enggan meminjamkan sistem pertahanan pada Washington.

Polandia salah satu negara NATO menolak meminjamkan sistem pertahanan udara Partriot buatan AS untuk menangkis rudal-rudal Iran di Timur Tengah.

Penolakan ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Wladyslaw Kosiniak-Kamysz.

Sebelumnya, AS telah meminta Warsawa agar meminjamkan dua sistem Patriot miliknya.

AS juga meminta beberapa rudal PAC-3 MSE yang sebelumnya dijual ke Polandia untuk perang melawan Iran.

Menhan Polandia menegaskan bahwa sistem patriotnya hanya dipakai untuk melindungi wilayah udara Polandia dan sayap timur NATO.

Ia menegaskan tak akan ada pemindahan Baterai Patriot dari manapun.

Ia pun menegaskan bahwa sampai saat ini, keamanan Polandia menjadi prioritas utama.

“Sekutu kami sepenuhnya memahami betapa pentingnya misi kami di sini. Keamanan Polandia adalah prioritas utama,” imbuh kepala pertahanan Polandia tersebut.

Penolakan dari Polandia ini menjadi ancaman nyata bagi AS dalam menghadapi konflik dengan Iran.

Pasalnya, berbagai sistem pertahanan udara bahkan THAAD milik AS telah hancur dalam serangan Teheran sejak 28 Februari.

Berbagai sistem pertahanan udara di Israel maupun negara-negara Teluk tak lagi berfungsi optimal.(*)


https://video.tribunnews.com/news/924271/as-kehilangan-tameng-pertahanan-udara-polandia-enggan-kirim-sistem-patriot-untuk-lindungi-trump
https://www.defensenews.com/global/europe/2026/04/01/poland-holds-tight-to-its-patriot-batteries-amid-reported-us-call-for-middle-east-transfer/

#Polandia #Patriot #Pertahanan Udara #as #iran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.