Hadapi Kemarau Panjang, Pemprov Sumsel Gelar Apel Siaga Karhutla 22 April Mendatang
Yandi Triansyah April 02, 2026 09:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mulai mematangkan langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2026. 

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Sumsel dijadwalkan akan menggelar apel siaga Karhutla pada 22 April 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Edward Candra, mengungkapkan bahwa rencana ini telah dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral. 

Apel siaga tersebut rencananya dipusatkan di halaman Griya Agung, Palembang.

"Tadi sudah kita rapatkan perencanaan untuk apel siaga Karhutla, terutama di dua provinsi yakni Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan. Untuk di Sumsel, rencananya akan dihadiri langsung oleh Menko Polkam," ujar Edward saat ditemui di Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (2/4/2026).

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan penetapan status siaga darurat Karhutla sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi bencana.

“Mengenai kesiapsiagaan, BPBD Sumsel telah menyampaikan bahwa kita akan segera menetapkan status siaga Karhutla,” jelasnya.

Langkah ini diambil menyusul prakiraan dari BMKG yang menyebutkan bahwa musim kemarau diperkirakan mulai terjadi pada Mei hingga Juni, dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

“Berdasarkan perkiraan BMKG, pada Mei hingga Juni akan mulai musim kemarau, dan potensinya lebih panjang dari tahun sebelumnya,” katanya.

Edward menambahkan, tren penanganan Karhutla di Sumatera Selatan menunjukkan hasil yang semakin baik dari tahun ke tahun.
Dilihat dari luas lahan yang terbakar, setiap tahun terus menurun.

Ia juga menyebutkan bahwa secara keseluruhan kesiapan struktur penanganan Karhutla di Sumsel sudah cukup baik, termasuk koordinasi lintas sektor.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.