Grand Whiz dan Whiz Prime Megamas Manado Pastikan Keselamatan Tamu Pasca Gempa 7,6 M
Rizali Posumah April 02, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menyusul gempa Magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara, Kamis 2 April 2026 pagi, Manajemen Grand Whiz Megamas Manado dan Whiz Prime Megamas Manado memastikan kondisi hotel saat ini aman dan operasional tetap berjalan normal.

Cluster General Manager Grand Whiz Megamas Manado dan Whiz Prime Megamas Manado, Adri Yongki Wala menjelaskan, segera setelah kejadian, tim hotel menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai standar keselamatan. 

Seluruh tamu dan staf dievakuasi dengan tertib menuju titik aman. "Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, dan proses evakuasi berlangsung lancar," kata Yongki kepada Tribunmanado.co.id, Kamis petang. 

Katanya, pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan dan fasilitas telah dilakukan denganhasil menunjukkan kondisi hotel tetap aman untuk beroperasi. Tim juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pihak terkait.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan seluruh tamu dan staf berada dalam kondisi aman. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami,” ujarnya lagi. 

Dikatakannya, pihaknya terus memantau situasi dan memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara sigap dan terkoordinasi.

Manajemen menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh tamu serta staf, serta memastikan operasional hotel tetap berjalan dalam kondisi yang kondusif.

BMKG Deteksi Adanya 212 Gempa Susulan Pasca Magnitudo 7,6 di Sulut, Malut dan Gorontalo

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat, adanya 212 gempa susulan pasca gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, Kamis (2/4/20267). 

BMKG dalam laporan rekapitulasi yang diinformasikan di akun X milik BMKG menyebut, pusat gempa berada di sekitar Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Gempa bumi ini mengakibatkan aktivitas deformasi batuan dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).

Dirasakan di Ternate, Kecamatan Ibu, Manado, Gorontalo, Boalemo dan Pohuwatu.

Intensitas maksimum V-VI MMI di Ternate.

Dampak sementara tercatat 1 orang meninggal dunia, puluhan unit bangunan beserta kantor mengalami rusak sedang, di area Manado, Minahasa, Ternate dan sekitarnya   Hingga Kamis (02/04) pukul 18.55 WIB.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 212 aktivitas gempa bumi susulan (5 gempa bumi dirasakan masyarakat) dengan magnitudo maksimum M5,8," BMKG dalam rilisnya. 

BMKG sempat mengeluarkan peringatan terkait potensi tsunami dari gempa yang terjadi namun kemudian kembali mencabutnya setelah melakukan kajian dan analisa.

Daftar Sementara Korban Gempa Guncang Manado

Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum membeber data terkini terkait korban gempa bumi di Manado.

Sebit dia, di Gedung KONI Sario Manado terdapat dua korban.

Satu tewas dan satu luka-luka.

"Ada pula seseorang yang melompat dari lantai dua sebuah bangunan, namun ia sudah diperiksa dan luka tak begitu parah," kata dia.

Korban lainnya adalah seseorang yang tengah berlari di seputaran jalan Pierre Tendean Manado.

Ia jatuh terhuyung. Sebut dia, itu masih data sementara.

Pihaknya masih mengupdate data kerusakan maupun korban.

Rasid Poli, seorang saksi mata menuturkan, saat kejadian ia tengah mencangkul di samping kanopi gedung KONI.. (TribunManado.co.id/Ndo)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.