TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo 2.9 SR guncang di wilayah Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis 2 April 2026 malam.
Guncangan gempa tersebut berpusat di laut.
"Gempa magnitudo 2.9 skala richter," dikutip dari akun FB BMKG Sulut, Kamis (2/4/2026).
Gempa tersebut terjadi pada pukul 20:22 WIB atau 21:22 WITA.
Pusat gempa berada di 122 kilometer timur Bitung, Sulut.
Koordinat titik gempa berada di 1.22 lintang utara (LU), dan 126.22 Bujur Timur (BT).
Kedalaman pusat gempa berada di kedalaman 37 kilometer.
Berikut data lengkap dari BMKG Sulut:
Info Gempa Mag:2.9, 02-Apr-2026 20:22:22 WIB,
Lok: 1.09 LU - 126.16 BT, 122 km Timur BITUNG-SULUT,
Kedlmn: 37 km ::BMKG
Berdasarkan pantauan Tribun Manado di akun Facebook BMKG Sulut, sejumlah gempa kecil masih terjadi di Sulut dan Malut.
Gempa susulan sebanyak 212
BMKG mencatat, adanya 212 gempa susulan pasca gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, Kamis (2/4/20267).
BMKG dalam laporan rekapitulasi yang diinformasikan di akun X milik BMKG menyebut, pusat gempa berada di sekitar Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Gempa bumi ini mengakibatkan aktivitas deformasi batuan dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).
Dirasakan di Ternate, Kecamatan Ibu, Manado, Gorontalo, Boalemo dan Pohuwatu.
Intensitas maksimum V-VI MMI di Ternate.
Dampak sementara tercatat 1 orang meninggal dunia, puluhan unit bangunan beserta kantor mengalami rusak sedang, di area Manado, Minahasa, Ternate dan sekitarnya hingga Kamis (2/4/2026) pukul 18.55 WIB.
"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 212 aktivitas gempa bumi susulan (5 gempa bumi dirasakan masyarakat) dengan magnitudo maksimum M5,8," BMKG dalam rilisnya.
BMKG sempat mengeluarkan peringatan terkait potensi tsunami dari gempa yang terjadi namun kemudian kembali mencabutnya setelah melakukan kajian dan analisa.
Tindakan saat terjadi gempa
Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:
1. Tetap tenang
Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!
Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.
2. Di dalam rumah
Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.
Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.
Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.
Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.
3. Di luar ruangan
Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.
Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.
Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.
4. Di kerumunan
Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.
Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.
5. Di gunung atau dataran tinggi
Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.
Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.
6. Di laut
Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.
Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.
7. Di dalam kendaraan
Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.
Berhentilah di tempat dan berhentilah di sana.
(TribunManado.co.id/Ang)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK