Buntut Pengawas SPBU Punti Kayu Tikam Sopir Truk Hinga Tewas, Pertamina Evaluasi Pengamanan
Refly Permana April 02, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden perselisihan yang terjadi di sekitar SPBU Punti Kayu, Palembang, pada Kamis (2/4) dini hari.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, melalui rilis yang dterima Sripoku.com Kamis (2/4/2026) menegaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung di luar area operasional SPBU. 

Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh proses penanganan dan pendalaman kasus sepenuhnya berada dalam kewenangan aparat berwenang.

"Pertamina Patra Niaga menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan, serta menjunjung asas praduga tak bersalah. Kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil resmi dari aparat kepolisian agar informasi yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya. 

Baca juga: Kronologi Sopir Truk Tewas Ditikam Pengawas SPBU Punti Kayu Palembang, Korban Ditusuk di Dada Kiri

Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan operasional tetap berjalan sesuai ketentuan, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek pengawasan, pelayanan, dan keamanan.

Pertamina Patra Niaga juga menegaskan kepada seluruh mitra SPBU untuk menjalankan prosedur operasional secara disiplin, termasuk dalam proses verifikasi konsumen, serta mengedepankan pendekatan yang profesional dan humanis guna meminimalkan potensi konflik di lapangan.

Selain itu, koordinasi dengan aparat setempat terus diperkuat dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar area operasional SPBU.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan distribusi BBM serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Seorang sopir truk berinisial MEP (26) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri.

Peristiwa diduga dipicu perselisihan saat pengisian bahan bakar solar. Korban awalnya melakukan pengisian, namun terhenti karena operasional SPBU telah berakhir.

Hal ini membuat korban merasa pengisian belum maksimal, sehingga terjadi cekcok dengan pengawas SPBU berinisial SI (25).

Baca juga: Tampang Dua Pelaku Penusukan Sopir Hingga Tewas di SPBU Punti Kayu Palembang, Cekcok Masalah Solar

Situasi memanas hingga korban sempat keluar dari area SPBU dan menunggu di seberang jalan. SI kemudian menghubungi rekannya, EPP (22), petugas keamanan setempat, untuk menemui korban.

Saat pertemuan terjadi, korban turun dari kendaraan dan terlibat perkelahian dengan kedua pelaku.

Dalam insiden itu, SI diduga melakukan penusukan yang menyebabkan korban mengalami luka fatal.

Korban sempat dilarikan ke RS Myria Palembang, namun meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.