WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul terlihat mengendarai mobil listrik Wuling tipe Air EV saat berada di kantor Kementerian Sosial pada sore hari, Kamis (2/4/2026).
Dengan ditemani Sopir dan seorang ajudan, Gus Ipul tampak mengendarai wuling putih berplat merah ke luar kantor sekitar pukul 16.00 WIB
Kendaraan yang sama juga digunakannya pada pagi saat Gus Ipul berangkat ke kantor dari rumah dinas Widya Chandra.
Hal yang sama juga tampak dilakukan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.
Langkah ini menjadi bagian dari uji coba efisiensi sekaligus penegasan transformasi budaya kerja baru di lingkungan Kementerian Sosial.
Pemerintah mulai menjalankan Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi sebagai langkah strategis untuk mendorong perubahan pola kerja dan aktivitas masyarakat agar lebih efisien, tetap produktif, serta bijak dalam menggunakan energi.
Upaya tersebut dipilih sebagai strategi untuk memperkuat fondasi ketahanan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan mulai diterapkan pemerintah sejak 1 April 2026.
Menindaklanjuti kebijakan itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, beserta seluruh jajaran mulai melakukan uji coba penerapan budaya kerja baru di lingkungan Kementerian Sosial.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghemat penggunaan kendaraan dinas serta mendorong pemanfaatan transportasi umum dan kendaraan listrik.
“Kami juga bersama Pak Wamen, bersama Pak Sekjen, dan jajaran Kemensos melakukan simulasi untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah tentang transformasi, sekaligus mendorong budaya baru di lingkungan pemerintahan,” kata Gus Ipul, Rabu (1/4/2026).
Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan bahwa transformasi budaya kerja baru dan gerakan hemat energi harus tetap berjalan beriringan dengan produktivitas, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Salah satu yang kita bahas tadi, kita memutuskan hari Jumat nanti akan menjadi WFH penuh untuk seluruh karyawan Kementerian Sosial, dengan tetap memberikan pelayanan-pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain penerapan satu hari work from home (WFH), Gus Ipul juga mengajak seluruh pegawai menggunakan transportasi umum, sepeda, maupun kendaraan listrik sebagai sarana menuju kantor. Ia berharap langkah tersebut dapat dilakukan setidaknya satu kali dalam seminggu.
“Kita akan mencoba mengajak seluruh karyawan bisa menggunakan transportasi umum menuju kantor, atau menggunakan sepeda, atau juga menggunakan mobil listrik. Itu yang kita harapkan, satu kali dalam seminggu di samping WFH,” jelasnya.
Gus Ipul menegaskan, meskipun diberlakukan WFH, pada prinsipnya layanan kepada masyarakat harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Untuk hari Jumat, kita akan penuh WFH, kecuali Sekolah Rakyat, Poltekesos, command center, sentra, dan balai agar tetap bisa melayani masyarakat yang memang membutuhkan layanan dari Kementerian Sosial,” kata dia.