Aksi Kilat Polisi Tangkap Perampokan Pecah Kaca di Bangka, Pelaku Tumbang Akibat Kecelakaan
M Zulkodri April 03, 2026 12:23 PM

BANGKAPOS.COM--Drama perampokan dengan modus pecah kaca mobil di Kampung Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, berakhir tragis bagi dua pelaku.

Belum sempat menikmati hasil curian, keduanya justru terjerat kecelakaan saat berusaha kabur keluar Pulau Bangka.

Keduanya mengalami kecelakaan di jalan menuju arah Kabupaten Bangka Barat.

Kronologi: Beraksi Cepat, Tertangkap Lebih Cepat

Kasus bermula saat korban, Alam Sanjaya, memarkirkan mobilnya di depan sebuah dealer motor di daerah Kampung Jeruk Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (2/4/2026) sore

Tidak berselang lama, para pelaku memecahkan kaca mobil bagian kiri depan dan mengambil uang milik korban yang diletakkan didepan kursi bagian depan penumpang.

"Awalnya saya dari bank Mandiri, setelah itu lewat jalan ke arah Koba dan mampir di Justin Motor untuk membeli motor," ungkap Alam Sanjaya selaku korban saat membuat laporan di SPKT Mapolresta Pangkalpinang.

Korban mengaku, saat para pelaku memecahkan kaca mobil dan mengambil uang tersebut ia sedang melihat-melihat motor di dalam dealer motor.

"Kurang lebih jam 3 an (sore) kejadiannya, saya tahu ketika ada warga teriak maling-maling dan pas saya cek kaca mobil sudah pecah dan uang didalam mobil hilang dibawa kabur," ujarnya.

Korban pun saat ini membuat laporan di SPKT di Mapolresta Pangkalpinang, pasca menjadi korban perampokkan dan informasi didapatkan Bangkapos.com dari korban uang yang digondol para pelaku senilai Rp195 juta.

Penangkapan Super Cepat

Polresta Pangkalpinang bergerak cepat setelah menerima laporan korban yang kehilangan uang Rp195 juta dari dalam mobilnya.

Hanya dalam waktu dua jam, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yang mencoba melarikan diri menuju Bangka Barat.

Kasatreskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Singgih Aditya Utama, mengonfirmasi penangkapan tersebut.

“Iya, Alhamdulillah para pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit,” ujar AKP Singgih kepada Bangkapos.com.

Ia menjelaskan, penangkapan bermula dari laporan korban terkait aksi perampokan yang menyebabkan kaca mobil pecah dan uang dalam kendaraan raib digondol pelaku.

"Sudah buat laporan tadi korban ke kita, pelaku ini kurang lebih dua jam kita amankan setelah ada dapat laporan dan pelaku ini kita amankan setelah mendapatkan kabar adanya laka lantas di jalan arah ke Bangka Barat," ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui kedua pelaku merupakan warga luar Pulau Bangka yang berasal dari Sumatera.

"Memang dari hasil pemeriksaan sementara oleh anggota, para pelaku ini merupakan warga luar Pulau Bangka dan asal dari Sumatera hingga nekat melakukan aksi perampokkan," sambungnya.

Rencana Kabur Gagal Total

KACA MOBIL PECAH  -- Korban perampokkan saat menunjukkan kondisi mobil, di Mapolresta Pangkalpinang, Kamis (2/4/2026)
KACA MOBIL PECAH  -- Korban perampokkan saat menunjukkan kondisi mobil, di Mapolresta Pangkalpinang, Kamis (2/4/2026) (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Kedua pelaku diketahui berasal dari Sumatera dan baru dua hari berada di Bangka.

Usai beraksi, mereka berencana kabur ke Palembang dengan membawa uang hasil rampokan.

Namun, nasib berkata lain. Dalam perjalanan, motor yang mereka gunakan mengalami kecelakaan, membuat keduanya luka-luka dan akhirnya dirawat di RS Primaya Pangkalpinang.

Akibat kecelakaan tersebut kedua pelaku mengalami luka-luka, kemudian dibawa ke rumah sakit Primaya Pangkalpinang untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak Kepolisian pun mendapatkan informasi terkait keberadaan kedua pelaku langsung mendatangi rumah sakit, kemudian melakukan pemeriksaan singkat dan memborgol kedua tangan pelaku.

Dari pengakuan kedua pelaku, setelah melakukan aksi pencurian hendak langsung ke Palembang dan membawa kabur uang milik korban menggunakan sepeda motor.

"Dari Palembang pak, tadi jatuh dan rencananya mau pergu ke Palembang," ungkap salah satu pelaku sembari teriak kesakitan.

Saat ini kedua pelaku aksi perampokkan pun, masih berada di rumah sakit Primaya Pangkalpinang untuk menjalani perawatan medis karena alami luka-luka.

Di rumah sakit, polisi langsung mengamankan keduanya dengan borgol di tangan. Sambil meringis kesakitan.

Baru Dua Hari di Bangka, Langsung Beraksi

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui kedua pelaku merupakan pendatang dari Sumatera dan baru berada di Pulau Bangka selama dua hari.

Salah satu pelaku mengaku datang dari Palembang dan berencana membagi hasil curian.

“Baru dua hari di sini, rencananya uang mau dibagi dua,” ungkap pelaku saat menjalani perawatan.

Kerugian Capai Rp195 Juta

Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp195 juta. Uang tersebut sebelumnya baru diambil dari bank dan disimpan di dalam mobil.

Korban mengaku baru menyadari kejadian tersebut setelah mendengar teriakan warga.

“Saya tahu setelah ada yang teriak maling, pas dicek kaca mobil sudah pecah dan uang hilang,” kata korban.

Polisi Dalami Jaringan Pelaku

Pihak kepolisian kini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan pelaku lain di balik aksi tersebut.

Selain itu, penyelidikan juga difokuskan pada pola kejahatan serupa yang mungkin pernah terjadi di wilayah Bangka Belitung.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama saat meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.

Fakta Mengejutkan

  • Pelaku baru dua hari tinggal di Bangka.
  • Uang hasil rampokan rencananya akan dibagi dua, bahkan salah satu pelaku mengaku ingin membangun rumah di kampung halamannya.
  • Polisi berhasil mengamankan pelaku hanya dalam waktu dua jam setelah laporan masuk.

Imbauan Kepolisian

Polisi mengimbau masyarakat untuk:

  • Tidak meninggalkan uang atau barang berharga di dalam mobil
  • Memarkir kendaraan di tempat aman dan terpantau
  • Segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan

Aksi perampokan ini menjadi bukti kesigapan aparat Polresta Pangkalpinang dalam menjaga keamanan masyarakat.

Meski sempat mencoba melarikan diri, kedua pelaku akhirnya tumbang oleh nasib buruk yang mereka ciptakan sendiri

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.