TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh melakukan penataan Pasar Tanjung Bajure.
Upaya itu untuk menciptakan kondisi pasar yang lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi aktivitas jual beli.
Namun, proses relokasi tidak berjalan mulus. Sejumlah pedagang menolak untuk dipindahkan.
Beberapa pedagang mengaku khawatir kehilangan pelanggan jika dipindahkan ke lokasi baru yang di anggap kurang strategis.
Ada pula yang merasa belum mendapatkan kepastian terkait fasilitas dan potensi pendapatan setelah relokasi dilakukan.
Seorang pedagang wanita terlihat meluapkan kekecewaannya dengan menghamburkan dagangan sayurannya di area pasar.
Peristiwa itu disaksikan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.
“Ya, ada pedagang yang menghamburkan dagangan di luar pasar tanjung bajure,” kata seorang yang berada di lokasi.
Baca juga: 12 ASN dan PPPK di Batang Hari Sudah Tidak Aktif, Ternyata sudah Meninggal Dunia
Baca juga: Pengeroyokan di Pal 10 Kota Jambi, 4 Pengamen Pukuli Sopir Batu Bara