- Gempa bumi yang mengguncang Kota Manado pada Kamis (2/4/2026) menyebabkan kepanikan di berbagai lokasi, termasuk di Rumah Sakit Siloam.
Ratusan pasien terpaksa dievakuasi ke luar gedung sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya.
Saat gempa terjadi, suasana di dalam rumah sakit mendadak kacau.
Getaran yang cukup kuat membuat tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien panik.
Petugas dengan sigap langsung melakukan evakuasi untuk memastikan keselamatan seluruh orang di dalam gedung.
Pasien yang dalam kondisi memungkinkan dipindahkan ke area terbuka di sekitar rumah sakit.
Sementara itu, pasien dengan kondisi kritis tetap mendapatkan penanganan dengan pengawasan ketat dari tenaga medis.
“Begitu terasa guncangan, kami langsung mengikuti prosedur evakuasi. Prioritas utama adalah keselamatan pasien,” ujar salah satu tenaga kesehatan di lokasi.
Sejumlah keluarga pasien terlihat membantu proses evakuasi dengan membawa kursi roda maupun tempat tidur dorong. Meski situasi sempat menegangkan, proses evakuasi berlangsung relatif tertib.
“Puji Tuhan tidak ada korban jiwa,” ujar Nia, salah satu keluarga pasien.
Informasi awal BMKG yang dirilis melalui grup WhatsApp BMKG Sulut dan stakeholder menunjukkan gempa bermagnitudo 7,6 terjadi pada pukul 06.48.14 WITA.
Gempa besar tersebut berlokasi pada koordinat 1,21 LU–126,25 BT atau sekitar 127 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan pusat gempa berada pada kedalaman 18 kilometer.(*)
Program: Local Experience
Editor: Faiz Fadhilah