TRIBUNMANADO.CO.ID — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), menghadiri rapat percepatan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang digelar di Jakarta.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, serta dihadiri Menteri Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta para gubernur, bupati, dan wali kota penerima alokasi program PSEL.
Dalam pemaparannya, Gubernur YSK menyampaikan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulut dalam mendukung program strategis nasional tersebut.
Pemprov Sulut, kata dia, telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare yang berlokasi di Ilo Ilo, Kecamatan Wori, untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Selain itu, koordinasi juga telah dilakukan dengan lima kabupaten/kota guna memastikan ketersediaan suplai sampah sebagai bahan baku utama dalam pengolahan energi tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi Sulut, Denny Mangala, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan program tersebut.
“Pemprov Sulut sudah sangat siap, baik dari sisi lahan maupun koordinasi lintas daerah. Ini menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan,” ujar Mangala.
Sementara itu, dalam arahannya, Menko Pangan menyampaikan bahwa pemerintah pusat menargetkan operasionalisasi PSEL dapat terealisasi pada akhir tahun 2027.
Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. (Ren)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK