TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita di Kabupaten Kepulauan Meranti dipastikan dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil hingga saat ini.
Berdasarkan laporan harga bahan pokok di Pasar Percontohan Selatpanjang, harga MinyaKita tercatat berada di angka Rp15.700 per liter dan tidak mengalami perubahan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Meranti, Marwan, menyampaikan bahwa stabilnya harga tersebut menunjukkan distribusi minyak goreng bersubsidi berjalan lancar di daerah.
“Untuk MinyaKita, sejauh ini stoknya tersedia dan harganya masih stabil di pasaran,” ujar Marwan, Jumat (3/4/2026).
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga, guna memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang merugikan masyarakat.
Selain MinyaKita, harga minyak goreng jenis lain juga terpantau stabil, seperti minyak goreng curah di kisaran Rp18.000 per liter dan minyak goreng kemasan premium sekitar Rp22.000 per liter .
Baca juga: Stok Aman, Kopdagrin Kuansing Pastikan MinyaKita Tidak Langka dan Harga Tetap Stabil
Baca juga: Dugaan Pencabulan dan Penyebaran Konten Asusila Anak, Polres Meranti Kejar Pelaku Hingga Merauke
Marwan menambahkan, kestabilan ini tidak terlepas dari kelancaran pasokan serta koordinasi dengan para distributor dan pelaku usaha di lapangan.
Apalagi belum lama ini Pemkab Meranti bekerjasama dengan Perum Bulog mendistribusikan Minyakkita di daerah sebanyak 1.400 karton untuk memastikan harga jual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena stok kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng, dalam kondisi mencukupi.
“Distribusi kita jaga terus agar tetap lancar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.
( Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)