TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memastikan ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita di daerah tersebut masih aman.
Hingga saat ini, Kopdagrin Kuansing menegaskan tidak ditemukan adanya kelangkaan MinyaKita sebagaimana yang sempat terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.
Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing, Masnur melalui Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan, Herlinawati menyampaikan bahwa stok MinyaKita masih tersedia di berbagai pemasok.
Menurutnya, distribusi minyak goreng bersubsidi tersebut masih berjalan lancar dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kuansing.
“Stok masih tersedia dan tidak terjadi kelangkaan seperti yang terjadi di daerah lain,” ujar Herlinawati, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: Harga Minyak Goreng Minyakita Lebih Tinggi dari HET, Diskoperindag Pelalawan Akui Stok Menipis
Ia menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh lancarnya pasokan dari distributor ke wilayah Kuansing sehingga tidak terjadi gangguan distribusi.
Selain ketersediaan barang, harga MinyaKita di pasaran juga terpantau relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan.
Saat ini, harga MinyaKita di Kuansing berada di kisaran Rp 17.500 per liter untuk setiap kemasannya.
Harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan dapat dijangkau oleh masyarakat, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Kopdagrin Kuansing terus melakukan pemantauan terhadap peredaran dan harga MinyaKita di lapangan guna memastikan tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga.
Pengawasan dilakukan dengan melibatkan pihak terkait serta berkoordinasi dengan para distributor dan pedagang.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying terhadap MinyaKita, karena stok dipastikan mencukupi," ujarnya.
( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )