BANJARMASINPOST.CO.ID - Media sosial tengah diramaikan oleh viralnya lagu berbahasa Banjar berjudul Gadis Manis Kalimantan.
Tembang itu dinyanyikan pemuda bernama Syahriyadi
Lagu dengan ciri khas liriknya P P Apa itu seketika booming di TikTok usai dipakai selebram Fujianti Utami Putri atau Fuji.
Lagu tersebut juga banyak dicover dan dinyanyikan ulang oleh pedangdut lain seperti Happy Asmara dan Niken Salindry.
Nama Syahriyadi beserta karyanya pun seketika ramai menjadi perbincangan bahkan dinyanyikan dalam berbagai kesempatan.
Kepoluleran lagunya itu pun membuat Syahriyadi akhirnya muncul di layar kaca dan diundang dalam program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Kamis (2/4/2026).
Dalam program acara tersebut Syahriyadi langsung menceritakan pengalaman karier dan makna dibalik lagu Gadis Manis Kalimantan yang dia nyayikan itu.
Meski menggunakan Bahasa Banjar, lagu Syahriyadi berhasil masuk daftar lagu yang paling banyak diputar dan dinyanyikan sebanyak 1,8 juta kali di platform YouTube.
Syahriyadi pun tak menyangka lagunya yang berbahasa daerah tersebut viral.
Usai keviralannya itu, Syahriyadi yang merupakan seorang pemuda asal Barabai Kalsel, ramai diundang menjadi bintang tamu berbagai acara.
Sebelum viral dengan lagu Gadis Manis Kalimantannya itu, Syahriyadi merupakan seorang pedangdut muda asal Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
Pemuda ini sudah memulai karier menyanyi sejak SD.
Dia juga sempat viral dan dikenal luas karena lagu cover berjudul Pecah Seribu.
Kemerduan suara Syahriyadi juga sempat menjadikannya peserta Dangdut Academy 5 Indosiar.
Syahriyadi jadi salah satu peserta Dangdut Academy 5 yang langsung lolos ke babak Fifty Fifty sebelum pengumuman berakhir.
Syahriyadi sukses memikat hati para juri Dangdut Academy 5 Indosiar yakni Nassar, Dewi Perssik dan Via Vallen hingga memberikan golden tiket.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)