Pemkot Yogyakarta Gulirkan Program Pelatihan Kerja Gratis, Ada Kursus Bahasa Jepang hingga AI
Muhammad Fatoni April 03, 2026 06:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta kembali mengadakan program pelatihan kerja secara gratis bagi warganya.

Pada tahun ini, terdapat beberapa kegiatan pelatihan kerja baru yang dilangsungkan berdasar usulan dari masyarakat dan melihat kebutuhan pasar

Kepala Bidang Pengembangan Tenaga kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Erna Nur Setyaningsih, mengatakan program pelatihan kerja gratis diadakan rutin setiap tahun untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. 

Melalui pelatihan ini, diharapkan bisa membuka peluang kerja maupun usaha mandiri, sehingga mampu mengurangi angka pengangguran. 

"Peserta dibekali kompetensi, bahkan beberapa sampai ke tahap sertifikasi. Mengurangi pengangguran adalah poin intinya, yang nanti secara tidak langsung juga akan mengurangi kemiskinan," katanya.

Program Pelatihan

Dijelaskan, terdapat 11 kegiatan program pelatihan kerja, yaitu pelatihan sosial media marketing, desain grafis dan sertifikasi, satpam, bahasa Jepang, tata rias pengantin dan sertifikasi, landing page, sampai artificial intelligence (AI).

Lalu, pelatihan singkat penyandang disabilitas dan bagi keluarga penyandang disabilitas, serta pelatihan setir mobil dan SIM A angkatan 1 dan 2. 

Adapun program-program pelatihan kerja layaknya pelatihan AI, bahasa Jepang dan landing page merupakan "pendatang baru" karena pertama kali dihadirkan tahun ini.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Hanya Ajukan 36 Formasi CPNS 2026, Ini Alasannya

Ia pun menyatakan, jenis kegiatan program pelatihan kerja anyar itu didasari usulan masyarakat melalui hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dan pokok pikiran DPRD. 

"Kam juga melihat kebutuhan pasar saat ini. Misalnya, pelatihan bahasa Jepang, karena sekarang ini banyak dibuka kesempatan magang ke Jepang, jadi kami menangkap peluang itu," terangnya

"Lalu, bagian pelatihan kerja dilengkapi sertifikasi. Contoh, tahun ini, desain grafis ada sertifikasinya, sehingga lulusannya lebih laku di pasar kerja. Harapan kami, mereka bisa mandiri usaha atau bekerja di sektor formal," tambah Erna.

Syarat dan Cara Mendaftar

Lebih lanjut, ia memaparkan, pelatihan kerja dapat diakses oleh penduduk Kota Yogyakarta yang masuk kategoti usia produktif, antara 18 - 58 tahun. 

Pendaftaran program pelatihan kerja bisa diakses melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) pada menu pendaftaran pelatihan, dan sistem informasi pelatihan. 

Berkas persyaratan yang harus diunggah antara lain KTP, kartu pencari kerja (AK1) atau kartu kuning, ijazah terakhir, serta pas foto ukuran 3x4 berwarna. 

Pelatihan kerja akan dilaksanakan sesuai jadwal, sepanjang bulan Maret-Oktober 2026, dan khusus pelatihan setir mobil dan SIM A pada Maret-Mei 2026.

"Setelah peserta mengikuti program, kami melakukan evaluasi pada enam bulan pasca-pelatihan. Kami cek satu per satu, apakah mereka sudah bekerja atau wirausaha mandiri," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.