Ribuan Jemaat Ikuti Ibadah Jumat Agung di Lapangan BPS Gereja Toraja
Imam Wahyudi April 03, 2026 06:38 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Ibadah Jumat Agung Jemaat Gereja Toraja Rantepao berlangsung khidmat dan penuh penghayatan di Lapangan Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Jumat (3/4/2026).

Sekitar 1.800 jemaat hadir mengikuti ibadah yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Suci, mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, hingga Minggu Paskah.

Ketua Pimpinan Majelis Gereja Toraja Jemaat Rantepao, Pdt Yonatan Mangallo, mengatakan Jumat Agung memiliki makna teologis yang mendalam, yakni mengenang dan mensyukuri pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.

“Jumat Agung mengingatkan kita bahwa Tuhan Yesus rela mengorbankan diri-Nya, bahkan saat dihina dan disalibkan,” ujarnya.

Menurutnya, sikap Yesus yang tidak membalas ketika dihina, melainkan mengampuni, menjadi teladan utama bagi umat untuk hidup dalam kasih dan pengampunan.

Ia menegaskan, nilai pengampunan tersebut relevan dengan kehidupan saat ini, di tengah berbagai tantangan dan pergumulan yang dihadapi jemaat.

“Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi dengan kebaikan. Itulah teladan Kristus yang harus kita hidupi,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan peran gereja untuk tetap menyuarakan kebenaran di tengah berbagai persoalan sosial.

Menurutnya, kritik dan tantangan yang muncul harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus berbuat benar, bukan untuk dibalas.

Ia berharap melalui ibadah Jumat Agung, jemaat mampu merefleksikan diri dan meneladani Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

“Jemaat diharapkan semakin rela berkorban, saling mengampuni, dan mengasihi sesama, termasuk kepada mereka yang memusuhi,” tambahnya.

Sementara itu, Penatua Majelis Gereja Toraja Rantepao, Anugerah Yaya Rundupadang, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran ibadah yang telah dipersiapkan panitia.

Berbagai fasilitas seperti tenda, kursi, dan konsumsi telah disiapkan sejak sehari sebelumnya untuk menunjang kenyamanan jemaat.

Ia juga menyebut ibadah ini tidak hanya dihadiri jemaat Rantepao, tetapi juga dari luar wilayah, yang menunjukkan tingginya antusiasme dalam mengikuti rangkaian Pekan Suci.

Pengurus gereja berharap, partisipasi aktif jemaat dalam seluruh rangkaian Pekan Suci dapat memperdalam penghayatan iman, sehingga nilai-nilai Kristiani benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.