WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA – Aksi sejumlah warga membuang sampah sembarangan di Halte RPTRA Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang diambil pada Selasa (31/3/2026) pagi.
Dalam rekaman itu, terlihat dua warga membuang sampah di area halte.
Saat perekam video yang mengaku sebagai petugas datang, tumpukan sampah tampak sudah menggunung.
Kondisi tersebut mengindikasikan praktik pembuangan sampah di lokasi itu diduga telah berlangsung berulang kali.
Petugas kemudian menegur salah satu warga yang kedapatan membuang sampah.
“Pak, pungut sampahnya. Bapak tinggal di RT berapa?” tanya petugas dalam video.
“RT 11,” jawab warga tersebut.
Saat ditanya frekuensi membuang sampah, warga itu awalnya membantah, namun kemudian mengaku melakukannya setiap dua hari sekali.
Petugas pun mengingatkan bahwa perbuatan tersebut melanggar aturan dan dapat dikenai sanksi pidana.
“Bapak tahu pelanggarannya? Bisa dipenjara tiga bulan,” ujar petugas.
Baca juga: Trump Serius Bom Iran ke Zaman Batu: Jembatan Terbesar Runtuh, Pembangkit Listrik Jadi Target
Warga tersebut akhirnya bersedia mengambil kembali sampahnya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
Tak hanya itu, seorang ibu juga turut ditegur saat diduga hendak membuang sampah di lokasi yang sama.
Ia mengaku baru pertama kali melakukannya, meski petugas meragukan pengakuan tersebut.
“Ibu tinggal di mana? RT berapa?” tanya petugas.
“RT 11, baru kali ini, Pak,” jawab ibu tersebut.
Berdasarkan pantauan Warta Kota di lokasi pada Jumat (3/4/2026), kondisi halte sudah bersih dari tumpukan sampah.
Halte di depan RPTRA Taman Lenteng Agung tampak rapi, hanya terlihat sebuah karung berisi daun kering di dekat tiang lampu penerangan jalan.
Di lokasi juga terpasang kertas bertuliskan 'Titik Pantau X Sampah Liar'.
Salah satu warga, Emma (34), mengatakan sampah yang sempat viral tersebut sudah diangkut pada hari yang sama.
“Sudah diangkut, hari Selasa kemarin,” ujarnya.
Ia menuturkan, tumpukan sampah mulai terlihat setelah libur Lebaran Idulfitri.
Namun, ia tidak mengetahui pasti alasan warga membuang sampah di lokasi tersebut.
“Kayaknya setelah Lebaran mulai ada, tapi kurang tahu juga kenapa dibuang di situ,” tuturnya. (m31)