BANJARMASINPOST.CO.ID,TANJUNG - Kinerja Pemkab Tabalong dalam menurunkan angka pengangguran terbuka mendapat perhatian dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Secara khusus BSKDN Kemendagri memberikan kesempatan kepada Pemkab Tabalong untuk mengikuti penilaian untuk ajang apresiasi kinerja pemerintah daerah pada penurunan tingkat pengangguran.
Tabalong menjadi satu-satunya di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai kabupaten yang mendapatkan kesempatan ikuti penilaian kinerja penurunan tingkat pengangguran terbuka.
Dalam tahapan penilaian ini, Bupati Tabalong HM Noor Rifani telah lalui tahapan presentasi sebagai kepala daerah yang dilakukan secara daring dengan tim penilai dari BSKDN Kemendagri.
Didampingi beberapa kepala SKPD terkait, Bupati H Fani lakukan presentasi secara daring dari ruangan Command Center di Kantor Bupati Tabalong, Rabu (1/4/2026) sore.
Dalam presentasinya, H Fani memaparkan bagaimana kinerja Pemkab Tabalong dalam rangka menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Bumi Saraba Kawa.
Di antaranya tentang komitmen Pemkab Tabalong dalam pembangunan ketenagakerjaan, perencanaan, anggaran, program, inovasi dan kolaborasi yang dilakukan.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan itu, Tabalong tidak hanya menurunkan angka pengangguran, tapi menciptakan kesempatan kerja yang nyata dan berkelanjutan.
Bupati HM Noor Rifani menyampaikan Tabalong menjadi satu kabupaten yang diikutsertakan untuk mempresentasikan kinerja pemerintah daerah khususnya di bidang tingkat pengangguran terbuka.
"Alhamdulillah Tabalong tahun ini tingkat pengangguran terbukanya di bawah dari provinsi dan juga nasional, di 3,48 persen," kata H Fani.
Menurutnya, tingkat pengangguran terbuka yang dicapai Tabalong ini bisa diraih karena adanya program-program yang menjadi skala prioritas.
Sehingga di tengah kondisi saat ini yang sedang terjadi perlambatan ekonomi dan adanya perang beberapa negara, Tabalong tetap berhasil dalam menurunkan angka pengangguran terbuka.
"Tabalong melalui RPJMD sesuai visi Tabalong Smart ada tujuh program prioritas, salah satunya adalah Mencetak 15 Ribu Tenaga Terampil," kata H Fani.
Lewat program prioritas Mencetak 15 Ribu Tenaga Terampil ini, Pemkab Tabalong telah siap untuk menanggulangi angka pengangguran terbuka.
Pasalnya, lewat program itulah putra-putri Tabalong mempunyai kesempatan yang sama untuk meningkatkan kemampuan sehingga bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar. (AOL)