Sambut Idul Adha 2026, Ini Amalan Sunnah Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
M Zulkodri April 03, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM--Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Muslim di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri untuk menyambut momen penuh berkah ini.

Selain melaksanakan ibadah kurban dan bersilaturahmi, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan, khususnya pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Keutamaan beramal di hari-hari tersebut dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.

Nabi Muhammad SAW menyebut bahwa tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah dibandingkan amal yang dilakukan pada awal Dzulhijjah.

Hadits Rasulullah SAW:

Arab:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ

Latin:

Mā min ayyāmin al-‘amaluṣ-ṣāliḥu fīhā aḥabbu ilallāhi min hāżihil ayyām

Artinya:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).”

Berdasarkan hadits tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah. Berikut beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan:

Amalan Sebelum Idul Adha

1. Memperbanyak Dzikir

Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak dzikir seperti membaca tahlil, tahmid, dan takbir selama 10 hari pertama Dzulhijjah.

Amalan ini memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.

2. Melaksanakan Puasa Sunnah

Puasa sunnah menjadi amalan penting menjelang Idul Adha, di antaranya:

  • Puasa Dzulhijjah
  • Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

Puasa Arafah dikenal sebagai salah satu puasa sunnah yang paling utama.

Bacaan Niat Puasa:

Puasa Dzulhijjah

Arab:

وَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillāhi ta‘ālā

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.”

Puasa Tarwiyah

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi ta‘ālā

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

Puasa Arafah

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillāhi ta‘ālā

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

3. Mandi Sebelum Salat Id

Umat Muslim dianjurkan untuk mandi sebelum melaksanakan salat Idul Adha sebagai bentuk menjaga kebersihan diri.

4. Mengenakan Pakaian Terbaik

Saat hari raya, umat Islam disunnahkan mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki, sebagai bentuk penghormatan terhadap hari besar.

5. Berjalan Kaki ke Tempat Salat

Jika memungkinkan, dianjurkan berjalan kaki menuju lokasi salat Idul Adha, mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

6. Tidak Makan Sebelum Salat Id

Berbeda dengan Idul Fitri, umat Muslim dianjurkan tidak makan sebelum salat Idul Adha dan baru makan setelahnya.

Amalan Setelah Salat Idul Adha

1. Melewati Rute Berbeda

Setelah melaksanakan salat Id, umat Muslim dianjurkan untuk melewati rute berbeda saat berangkat dan pulang. Hal ini memiliki hikmah memperluas silaturahmi dan mempererat hubungan sosial.

Dengan mengamalkan berbagai sunnah tersebut, umat Muslim diharapkan dapat memaksimalkan ibadah di momen Idul Adha. Selain meningkatkan ketakwaan, amalan ini juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mempererat hubungan antar sesama.

(Bangkapos.com/Zulkodri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.