Suami Niat Poligami karena 8 Tahun Tak Punya Anak, Syok Istri Ternyata Hamil dan Kini Minta Cerai
Randy P.F Hutagaol April 03, 2026 08:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Kisah rumah tangga seorang pria menjadi perbincangan di media sosial setelah ia mengungkapkan rencananya untuk berpoligami karena belum memiliki anak selama delapan tahun pernikahan.

Cerita tersebut dibagikan melalui sebuah unggahan di media sosial dan menarik perhatian banyak warganet.

Dalam pengakuannya, pria tersebut mengatakan bahwa ia telah menjalani kehidupan rumah tangga bersama istrinya selama delapan tahun tanpa kehadiran anak.

Kondisi tersebut membuatnya merasa kecewa dan mulai kehilangan harapan untuk memiliki keturunan bersama sang istri.

Dikutip dari Mstar.com, Jumat (3/4/2026), ia mengaku mulai beranggapan bahwa istrinya tidak dapat memberikan keturunan. Karena itulah ia kemudian menjalin hubungan dengan wanita lain dan berniat untuk menikah lagi sebagai istri kedua.

“Aku punya pacar dan memang berniat untuk menikah lagi sebagai istri kedua. Dalam pikiranku, aku sudah menganggap istriku mandul, sebab itu aku mencari wanita lain karena aku ingin memiliki anak,” ungkap pria tersebut dalam unggahannya.

Menurutnya, keputusan untuk berpoligami juga mendapat dukungan dari pihak keluarga. Ia mengatakan bahwa keluarganya merestui rencananya untuk menikah lagi demi mendapatkan keturunan sebagai penerus keluarga.

Namun situasi yang dialaminya berubah secara drastis ketika ia mengetahui fakta bahwa istrinya sebenarnya sedang mengandung. Ia menyebut kabar tersebut membuat kehidupannya seolah berbalik arah.

“Tapi baru-baru ini dunia aku seperti berputar 180 derajat. Aku mengetahui bahwa istriku sebenarnya sedang hamil 10 minggu,” tulisnya.

Pria tersebut mengatakan bahwa setelah mengetahui kabar tersebut, ia pulang ke rumah dengan niat untuk berbicara dengan istrinya mengenai rencananya menikah lagi.

Ia bahkan berniat membujuk istrinya agar menerima kehadiran istri kedua dengan alasan ia menginginkan keturunan.

Namun, respons dari pacarnya justru membuatnya merasa ragu. Ia mengaku pacarnya mengatakan bahwa anak yang dikandung istrinya kemungkinan bukan anaknya.

“Kononnya aku ingin membujuk istriku agar menerima dimadu karena aku mengimpikan anak. Tetapi respon pacarku membuatku ragu karena dia mengatakan itu mungkin bukan anakku,” tulisnya.

Pria tersebut kemudian menceritakan percakapannya dengan sang istri terkait rencana tersebut. Ia mengaku terkejut karena istrinya terlihat sangat tenang saat membicarakan hal tersebut.

Menurutnya, tidak terjadi pertengkaran antara mereka selama percakapan berlangsung. Namun ia kembali terkejut ketika melihat istrinya telah mengemas semua barang miliknya.

Ia mengatakan bahwa barang-barang tersebut diletakkan di ruang tengah rumah, seolah menandakan bahwa istrinya telah membuat keputusan yang tegas.

“Sekarang dia meminta kunci rumah karena dia ingin berpisah setelah bulan puasa nanti,” tulis pria tersebut.

Dalam pengakuannya, pria itu juga menyadari bahwa dirinya telah melakukan kesalahan dengan menjalin hubungan dengan wanita lain. Ia mengakui bahwa keinginannya untuk memiliki anak telah dijadikan alasan untuk mencari pasangan lain.

Meski demikian, ia mengaku tidak menyangka bahwa istrinya justru memilih untuk meninggalkannya setelah mengetahui rencananya untuk berpoligami.

“Tapi sekarang ketika istriku sudah hamil, dia malah yang ‘membuang’ aku. Aku benar-benar merasa terpukul. Rasanya seperti diusir dan ditolak begitu saja,” ungkapnya.

Pria tersebut juga menegaskan bahwa dirinya sebenarnya tidak ingin bercerai. Ia berharap hubungan rumah tangganya dapat kembali seperti semula.

“Aku tidak ingin bercerai. Aku ingin kehidupan kami kembali seperti dulu. Aku sangat sedih memikirkan anak yang sudah aku tunggu selama delapan tahun akan lahir tanpa aku berada di sisinya,” tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak pengguna media sosial yang memberikan kritik terhadap sikap pria tersebut karena dianggap tidak menghargai istrinya.

Beberapa warganet bahkan menyampaikan dukungan kepada sang istri. Mereka berharap wanita tersebut dapat menemukan kehidupan yang lebih baik setelah peristiwa yang dialaminya.

“Aku doakan istrimu yang tidak kamu hargai itu bertemu dengan lelaki baik yang tahu menghargai seorang istri,” tulis seorang pengguna media sosial.

Warganet lain juga menyarankan agar pria tersebut tidak lagi menyakiti istrinya dan memberikan kesempatan bagi sang istri untuk menjalani kehidupan yang lebih bahagia.

“Tolong jangan sakiti dia lagi. Dia sudah cukup menderita. Lepaskan dia dengan cara baik. Beri dia kesempatan karena seorang istri juga berhak bahagia,” tulis pengguna lainnya di kolom komentar.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.