Penemuan Mayat Lansia di Lingga, Warga Sempat Cium Bau Menyengat di Sekitar Rumah Korban
Eko Setiawan April 03, 2026 09:07 PM

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Suasana Jalan Hangkasturi, Kelurahan Dabo, Kabupaten Lingga, yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi perhatian warga pada Kamis (2/4/2026) malam.

Sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar sebuah rumah sederhana setelah tercium aroma tak sedap, dari dalam bangunan tersebut.

Awalnya, warga sekitar hanya saling bertanya-tanya mengenai bau tidak sedap yang tercium sejak sore hari.

Namun, seiring waktu, rasa penasaran berubah menjadi kekhawatiran hingga akhirnya salah seorang warga memberanikan diri untuk memastikan kondisi di dalam rumah tersebut.

Belakangan diketahui, pria lanjut usia bernama Umar A. Kadir (76), yang tinggal seorang diri di rumah itu, ditemukan telah meninggal dunia di bagian dapur rumahnya.

Penemuan tersebut sekira pukul 20.30 WIB, saat warga mendobrak masuk ke rumahnya.

Kapolsek Dabo, AKP Zainur, yang turun langsung ke lokasi, membenarkan keterangan tersebut.

“Almarhum Umar Kadir, usia sekitar 76 tahun. Warga awalnya mencium bau yang kurang sedap dari dalam rumah, sehingga menimbulkan kecurigaan,” ujar AKP Zainur di lokasi kejadian.

Awalnya, kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh seorang warga bernama Agus yang berinisiatif memeriksa kondisi rumah dari bagian belakang.

Dengan hati-hati, ia mencoba mengintip dari celah bangunan.

Dari situ, Agus melihat sosok tubuh yang sudah tidak bergerak di dalam rumah.

Temuan itu langsung membuatnya terkejut dan segera melaporkannya kepada Ketua RT dan RW setempat.

“Saudara Agus melihat dari belakang rumah dan mendapati adanya sesosok mayat. Kemudian dia melapor ke RT dan RW,” jelas Kapolsek.

Setelah berkoordinasi, Agus bersama perangkat lingkungan setempat, akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu rumah yang dalam kondisi terkunci dari dalam.

Saat pintu terbuka, mereka memastikan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Setelah pintu didobrak bersama RT dan RW, ternyata benar korban sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Jasad ditemukan terbaring di bawah tempat cucian piring.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi memperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu hari sebelum akhirnya ditemukan warga.

“Perkiraan sementara sudah lebih dari 24 jam, dilihat dari kondisi jenazah dan aroma yang tercium,” ungkap AKP Zainur.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tak lama berselang, jenazah korban dievakuasi menggunakan kendaraan untuk dibawa ke rumah sakit guna keperluan visum.

Sementara itu, garis polisi sempat dipasang di sekitar rumah untuk memudahkan proses pemeriksaan. 

Warga yang penasaran terlihat menyaksikan dari kejauhan, sebagian tampak saling berbincang mengenai keseharian korban yang dikenal tertutup dan jarang berinteraksi.

Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga korban yang berada di Batam.

Rencananya, keluarga akan tiba di Dabo untuk mengurus proses selanjutnya.

“Keluarga sudah kami hubungi dan rencananya besok pagi tiba dari Batam,” kata Zainur.

Dari informasi yang dihimpun, Umar Kadir diketahui telah lama tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Kondisi itu membuat tidak ada yang langsung mengetahui saat korban meninggal dunia, hingga akhirnya terungkap setelah warga mencium bau tidak sedap dari dalam rumahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.