PGRI Bolsel Salurkan ke Bantuan Alat Sekolah bagi Anak-anak Huntap Gunung Ruang di Modisi
Alpen Martinus April 03, 2026 09:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,BOLAANG UKI - Anak-anak korban bencana gunung Ruang yang pindah ke Bolsel dapat bantuan, Kamis 2 April 2026.

Bantuan diserahkan oleh PGRI Bolsel dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Itu merupakan komitmen menjaga keberlangsungan pendidikan bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca juga: 25 Siswa SMP PGRI Tumaluntung Minsel Ikuti Ujian Akhir Sekolah

Dipimpin langsung Ketua PGRI Bolsel yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rante Hattani bersama jajaran pengawas dan kepala sekolah turun langsung menyalurkan bantuan ke hunian tetap (huntap) penyintas Gunung Ruang di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kamis 2 April 2026.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa anak-anak penyintas bencana Gunung Ruang tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Meskipun fasilitas sekolah di lokasi tersebut masih dalam tahap penyesuaian administratif.

Dalam kesempatan itu, PGRI Bolsel menyerahkan bantuan berupa kebutuhan dasar pembelajaran yang mencakup buku pegangan guru, alat tulis siswa, hingga perangkat penunjang operasional sekolah berupa printer.

Bantuan ini menjadi solusi krusial mengingat sekolah-sekolah di kawasan Huntap tersebut merupakan satuan pendidikan baru yang belum terakomodasi dalam anggaran negara tahun berjalan.

"Penarikan data sekolah untuk ditetapkan sebagai penerima dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026 telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2025," ujarnya.

"Karena sekolah-sekolah di Huntap ini baru beroperasi tahun 2026, maka pendataan baru akan dilakukan tahun ini untuk pencairan dana di tahun 2027 mendatang," ucap Rante.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan langkah konkret untuk menjembatani kebutuhan sekolah dalam masa transisi.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para guru dan siswa dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, sehingga kualitas pendidikan tetap terjaga meskipun dalam keterbatasan,” ucap birokrat andal nan enerjik ini.

Dikatakannya, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memantau langsung kondisi psikososial para siswa dan tenaga pendidik di lapangan.

Hal ini selaras dengan instruksi Bupati H Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid yang telah memerintahkan jajarannya agar memastikan seluruh pelayanan dasar.

Termasuk pendidikan, tetap menyentuh lapisan masyarakat di wilayah pelosok dan daerah terdampak bencana.

"Intinya anak-anak di Huntap Gunung Ruang yang ada di Modisi ini akan tetap mendapatkan perhatian," tegasnya. (NIE)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.