Bus Alexa Adu Kambing Lawan Truk di Muba Sumsel, Sopir Kabur, Warga Kaget Dengar Suara Ledakan
Refly Permana April 03, 2026 09:27 PM


SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tingkah sopir bus Alexa Pariwisata tidak hanya lalai dalam berkendara.

Saat melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi, Km 194, Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Jumat (3/4/2026) siang, ia menjadi pemicu tabrakan dengan truk.

Tidak sampai di situ, sopir yang belum diketahui identitasnya ini memutuskan kabur, sementara sopir truk meninggal dunia ketika di rumah sakit.

Korban tewas diketahui bernama Toni (44), seorang petani asal Desa Terentang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Baca juga: Korban Kecelakaan di Ogan Ilir Sumsel Ditangkap Polisi, Kepergok Buang Benda Haram di Mobil Patroli

Ia merupakan sopir truk tangki dengan nomor polisi BG 8606 JL. 

Korban mengalami luka robek di bagian kaki kiri dan kanan serta luka di pelipis mata kanan.

Ia meninggal dunia saat dalam penanganan medis di RSUD Bayung Lencir.

Sementara itu, pengemudi Bus Alexa Pariwisata dengan nomor polisi BH 7795 FU hingga kini belum diketahui identitasnya.

Ia dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian usai kecelakaan.

"Mobil bus datang dari arah Palembang, nah pas di lokasi tiba-tiba salah kendaraan melebar. Duar, suarnaya besar sekali, saya lihat sopir truknya luka parah, tapi sopir bus kabur tidak tahu ke mana," ujar Lutfi, warga sekitar.

Kasat Lantas Polres Muba, AKP Rendy Novriady, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Baca juga: Kecelakaan di Muara Enim Meningkat, Polwan Pangkat AKP : Kami Kewalahan Sejak Tilang Manual Dibatasi

Kecelakaan terjadi karena salah satu kendaraan melebar ke jalur lawan sehingga terjadi tabrakan depan atau adu kambing. 

"Tim masih melakukan olah TKP dan pendalaman lebih lanjut," ujar Rendy.

Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari identitas dan keberadaan pengemudi bus yang meninggalkan lokasi.

"Dari kejadian tersebut kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit bus pariwisata dan satu unit truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan," ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada sopir bus pariwisata yang meninggalkan lokasi kejadian untuk menyerahkan diri. 

"Kita minta sopir bus segera menyerahkan diri untuk proses penyelidikan. Pasca kecelakaan arus lalu lintas sempat tersendat dan kini telah berangsur normal,"jelasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.